Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 120 personel Brimob Polda Kalimantan Selatan yang melaksanakan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di wilayah Polda Papua telah kembali ke Banjarmasin, Kalsel.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, memimpin upacara penyambutan kepulangan personel Brimob tersebut. Upacara penyambutan personel BKO tersebut digelar di Lapangan Satuan Brimob Polda Kalsel, Banjarmasin, Selasa (2/7) petang.
Upacara ini dihadiri Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari, beserta Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel.
Kapolda dalam upacara penyambutan juga mengalungkan bunga kepada seorang perwakilan personel Brimob yang telah melaksanakan tugas BKO dengan baik di wilayah hukum Polda Papua sejak beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Babi Hutan Mengamuk Lukai 3 Warga
Dalam amanatnya, Irjen Yazid menyampaikan, 120 personel Satbrimob Polda Kalsel tersebut telah melaksanakan tugas penjagaan, pengawalan, patroli, penegakan hukum, dan tindakan kepolisian lainnya selama membantu pengendalian situasi keamanan di Provinsi Papua.
"Kita ketahui bersama, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua khususnya wilayah Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya, saat ini belum kondusif dan masih rawan terhadap gangguan separatis kelompok kriminal bersenjata," kata Yazid.
Kapolda bersyukur pengamanan yang telah dilaksanakan berjalan sesuai dengan harapan. Keberhasilan itu tentunya diperoleh berkat kedisiplinan, profesionalitas, dan performa personel secara perorangan serta didukung oleh kesiapan kesatuan secara manajerial.
"Keberhasilan tugas ini agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Ke depan kita masih menghadapi tugas dan agenda Kamtibmas yang lebih berat lagi," tutup Kapolda. (OL-9)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved