Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PTTEP Indonesia, anak usaha PT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Thailand, menjalin kemitraan dengan Universitas Trisaksi (Usakti) dalam membangun kemitraan multipihak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Program kemitraan dalam bentuk seminar ini dilakukan dengan mengajak relasi antarpemangku kepentingan, termasuk pemerintahan, sektor swasta, lembaga swadaya masyakarat, dan individu di lima kota.
Selain seminar, juga telah dilakukan lokakarya yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah.
Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MM-Sustainablity.
Pada Rabu (19/6), seminar itu giliran hadir di Pekanbaru, Riau. Seminar di Pekanbaru itu merupakan yang ke-7 diadakan PTTEP Indonesia bekerja sama dengan Usakti setelah pertama kali diadakan di Jakarta pada 2018.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, dalam sambutannya mengatakan, Riau merupakan provinsi pertama yang telah menetapkan Rencana Aksi Daerah SDGs.
"SDGs menawarkan konsep pendekatan partisipatif, inklusif dan prinsip no one left behind.
Kami memandang bahwa seminar hari ini memiliki peran strategis dalam upaya mendorong partisipasi aktif pihak swasta khususnya perusahaan migas di Indonesia. Diskusi-diskusi seperti ini sangat penting yang bertujuan menjadi wadah berbagi pendapat dan pengalaman antarpemangku kepentingan di semua sektor," ujar Hijazi dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (20/6).
Baca juga: Polisi Mulai Selidiki Tenggelamnya Perahu Arin Jaya
Acara kali ini juga dihadiri Abdullah Maskur selaku Ketua Sekretariat SDGs, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, yang menjadi pembicara panel sesi pertama.
Dalam kesempatan itu, Maskur secara detail berbagi pengalaman dan ilmu terkait bagaimana sektor swasta maupun pemerintah di Indonesia khususnya di Provinsi Riau dapat mencapai target SDGs.
Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM, dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia.
Tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor yang antara lain hadir mengisi acara ialah Avicenia Darwis, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatra Bagian Utara, Juliaty Ansye Sopacua, Technical Advisor United National Development Program (UNDP), Afiat Djajanegara, General Affairs Manager PTTEP, Herdiansah, Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterprise, serta Jalal, Co-Founder CSRI Indonesia.
"Berdasarkan antusiasme yang kami dapatkan dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia, kami memutuskan untuk melanjutkan acara ini di empat kota lainnya pada tahun ini. Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerja sama membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs," ujar Afiat. (RO/OL-1)
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved