Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA kembali menemukan rangka manusia yang terkubur di lokasi bekas bencana likuefaksi Petobo, Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (16/6).
Diperkirakan ada delapan rangka manusia tertimbun, mereka adalah korban gempa disertai stunami dan likuefaksi," kata Lurah Petobo Alfin H Ladjuni, di Palu.
Sembilan bulan pascagempa, tsunami, dan likuefaksi yang memorak-porandakan Palu masih banyak korban belum ditemukan, termasuk korban likuefaksi di Petobo.
Dia menuturkan, tulang belulang korban likuifaksi itu awalnya ditemukan sejumlah warga, sekitar pukul 12.00 Wita, yang sedang
menggali reruntuhan bangunan guna mencari barang ronsokan untuk dijual.
Baca juga: Korban Gempa dan Likuefaksi Petobo Menolak Direlokasi
"Tulang manusia ditemukan di sekitar kompleks perumahan yang masih berdiri. Korban tersebut adalah suku Toraja. diperkirakan dua di antaranya adalah tulang bayi," ujar Alfin.
Dia memaparkan, proses evakuasi tulang belulang korban gempa dan likuefaksi dari dalam tanah dibantu personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim penolong Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu dan warga setempat.
"Terbatasnya peralatan serta sulitnya akses menuju lokasi penemuan rangka manusia menyebabkan proses evakuasi cukup memakan waktu. Proses evakuasi hanya menggunakan alat manual, tidak ada alat khsusun," ucapnya.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Petobo Moh Ridho menambahkan hingga Minggu
petang baru lima rangka korban likuefaksi berhasil di evakuasi dan telah dimasukan di kantong jenazah, sedangkan tiga rangka lainnya masih
tertimbun.
"Rencananya empat rangka manusia yang msih tertimbun akan di evakuasi menggunakan alat berat karena posisinya di dasar," ungkap Ridho.
Dia memaparkan, keluarga korban sudah berada ditepat menyaksikan proses evakuasi dan telah menyediakan segala sesuatu untuk proses pemakaman.
"Pihak keluarga sudah menyediakan peti jenazah untuk proses pemakaman," tutur Ridho. (OL-7)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu pukul 01.00.51 WIB.
WARGA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan ini merasakan beberapa kali gempa bumi dengan kekuatan di atas 4 magnitudo.
GEMPA bumi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo (M) 6,4 diperbarui jadi 6,2 membuat perjalanan kereta api wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa, kini semua perjalanan aman
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved