Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN gedung Islamic Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, yang berlokasi di Desa Tinggede Selatan, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah dimulai pengerjaannya.
Sesuai rencana, peletakan batu pertama dilakukan Ketua Umum MUI Prof Dr KH Ma'ruf Amin, bersama Kepala Perwakilan Bisnis dan Perdagangan Taiwan John C Chen. Rencana itu pun terwujud, sesuai jadwal kegiatan MUI Sulteng pada Sabtu (15/6).
Pada saat acara berlangsung, hujan deras mengguyur lokasi pembangunan gedung. Tidak hanya di Desa Tinggede Selatan, hujan juga terjadi hampir merata di sebagian wilayah Sulawesi Tengah. Seperti di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala.
Namun, hal itu tidak menghentikan rencana kegiatan. Kiai Ma'ruf tetap melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Islamic Center MUI di Sulteng.
Baca juga: Kementan Bantu Korban Banjir Tujuh Kabupaten di Sulsel
Sebelumnya, Kiai Ma'ruf beserta istri dan rombongan menghadiri Haul Guru Tua yang ke 51 tahun, Al Habib Idrus bin Salim Al jufri, atau juga di kenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri, yang merupakan pendiri lembaga pendidikan Islam Alkhairaat.
Dalam pembangunan gedung tersebut, pemerintah dan rakyat Taiwan membantu pembangunan sebesar US$500 ribu atau sekitar Rp7,4 miliar lebih.
John C Chen mengaku bangga dan terhormat bisa menghadiri peletakan batu pertama Islamic Centre di Kabupaten Sigi.
"Sejak bencana melanda Kota Palu, Sigi dan daerah lainnya, pemerintah Taiwan langsung mengirimkan bantuan bagi korban. Untuk pembangunan Islamic Center ini, dibantu sebesar US4500 ribu," kata John C Chen.
Ia berharap masyarakat Sigi memanfaatkan Islamic Center untuk kepentingan masyarakat dan terbebas dari bencana, jika nanti telah selesai terbangun.
Pada kesempatan yang sama, Kiai Ma'ruf menyampaikan bantuan pemerintah Taiwan tersebut telah disalurkan setelah ada kesepakatan, dan digunakan untuk membangun Islamic Centre MUI.
Wakil presiden terpilih itu berharap pembangunan Islamic Centre menjadi pusat pendidikan agama Islam bagi anak-anak ke depan.
Di lokasi Islamic Centre juga akan dibangun kantor pusat MUI Sulawesi Tengah, sekolah serta perumahan bagi guru-guru, dosen dan masyarakat yang kehilangan rumah saat bencana alam lalu.
Sementara untuk lembaga pendidikan, nantinya akan dibangun mulai pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.
"Kita berharap bantuan untuk penyelesaian pembangunan Islamic Center ini akan terus bertambah. Bantuan pemerintah Taiwan ini merupakan yang pertama dan tentunya akan disusul dengan bantuan lainnya," ujar Cawapres pasangan Joko Widodo itu.
Menurut Ketua MUI Sulawesi Tengah Habib HS Ali Muhammad Al Jufri, pembangunan kawasan Islamic Center MUI berdiri di atas lahan seluas 1,1 Hektar atau 11.000 Meter Persegi.
"Sesuai perencanaan, Islamic Center ini selesai pada Desember tahun ini juga. Untuk biaya yang dibutuhkan hingga selesai mencapai Rp20 miliar," aku Habib Ali. (OL-2)
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved