Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMANAN di Pelabuhan Merak, Banten, diperketat guna mewaspadai terjadinya gangguan keamanan dari ancaman dan aksi teror pascabom bunuh diri di pos penjagaan polisi di Kartasura, Kabupaten sukoharjo Jawa Tengah, Senin (3/6) malam.
Pantauan di lapangan, Selasa (4/6), menunjukkan ada peningkatan jumlah personel dari kepolisian yang melakukan penjagaan di Pelabuhan Merak, dibandingkan sebelumnya.
Baca juga: MUI Kecam Serangan Bom Kartasura
Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan peningkatan penjagaan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang yang akan menyeberang di Pelabuhan Merak setelah adanya bom bunuh diri di Sukoharjo.
"Pengamanan ini juga sebagai antisipasi terjadinya gangguan keamanan pascaterjadinya bom bunuh diri di Kartasura Kabupaten Sukoharjo, yang dapat membahayakan calon penumpang," katanya.
Ia menyatakan telah memperintahkan seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan, dengan memerhatikan setiap gerak-gerik yang mencurigakan.
Rizki menyatakan untuk pengamanan mengantisipasi terjadinya aksi teror di Pelabuhan Merak telah diterjunkan 30 personel dari tim Jawara gabungan Reskrim dan Sabhara bersenjata lengkap yang ditempatkan di seluruh titik area dermaga, dibantu Gegana dari Brimob Polda Banten juga sebanyak 30 personel.
"Kami meminta supaya anggota meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik yang sekiranya mencurigakan," ujarnya.
Mewaspadai aksi teror ini, pihaknya juga meminta supaya personil kepolisian tak sendiri dalam menjalankan tugasnya, minimal dua hingga empat orang yang bertugas bersamaan di satu titik lokasi. (Ant/OL-6)
JICT mengoperasikan dua side loader electric vehicle (EV) dan dua reach stacker EV sebagai upaya memperkuat modernisasi peralatan dan menjawab tantangan kinerja terminal pelabuhan.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved