Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAWASAN aktivitas pelayaran kapal penyeberangan di Danau Toba menjadi aspek yang sangat diperhatikan dalam suasana libur Lebaran tahun ini. Untuk itu, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo, mengungkapkan bahwa dari sisi keselamatan pelayaran, pihak Basarnas akan meningkatkan kegiatan patroli.
"Basarnas akan melakukan patroli di kawasan Tomok, Ajibata, Tigaraja, dan Pantai bebas," ujarnya saat dimintai konfirmasi dari Medan, Sumatra Utara, Senin (27/5).
Petugas Basarnas, kata Arie, akan bersiaga selama 24 jam dan patroli dilakukan sembari mengawasi pengangkutan penumpang. Hal itu untuk mencegah kapal berlayar dengan kondisi over kapasitas.
Baca juga: ISNU Kalsel Sikapi Perkembangan Politik Nasional Pasca-Pilpres
Posko Lebaran juga sudah disiagakan di kawasan Danau Toba. Untuk posko siaga Lebaran 2019, pihak BPTDSU, Pol Airud, SAR dan Dishub setempat akan mendirikan empat posko yang berada di Ajibata, Ambarita, Tigaras, dan Simanindo.
Belum lekang dari ingatan, pada Senin 18 Juni 2018 KM Sinar Bangun yang mengangkut ratusan orang tenggelam di Danau Toba, bertepatan dalam suasana libur Lebaran.
Kapal tenggelam dalam kondisi kelebihan muatan atau over kapasitas. Dalam perjalanan menyeberangi danau vulkanik terbesar dunia itu kapal terbalik setelah dihantam ombak tinggi.
Dalam proses pencarian yang cukup panjang, kapal ditemukan berada di dasar danau dengan kedalaman ratusan meter. Peristiwa ini menelan 164 korban jiwa dan hanya puluhan penumpang yang berhasil ditemukan dalam keadaan hidup atau tewas. (OL-1)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved