Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi Tol Trans Jawa akan dipadati kendaraan saat musim mudik Lebaran 2019. Pemerintah berencana memperbanyak gerbang tol untuk mencegah penumpukan kendaraan.
"Kita perkirakan yang menuju Jawa Tengah itu kira-kira 150.000. Nah karena lonjakan demikian jangan takut terjadi kemacetan di Cikarang Utama karena Cikarang Utama akan dibagi dua gerbangnya," kata Budi usai melakukan apel kesiapan mudik Lebaran 2019 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (26/5).
Penambahan gerbang tol paling banyak diberlakukan di Semarang dan Bandung. Dua daerah itu merupakan diprediksi paling banyak dilalui pemudik.
"Di arah Semarang dan arah Bandung dan mundur kira-kira 40 km dan itu gerbangnya yang tadinya 31 (gerbang) akan dua kali lipat menjadi 60 (gerbang)," ujar Budi.
Menhub berharap upaya ini dapat mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol. Ia yakin upaya ini bisa mengurai penumpukan kendaraan dan mengurangi kemacetan.
"Jadi Insyaallah kemacetan yang terjadi di Cikarang itu akan berkurang dengan baik," tutur Budi.
Baca juga: Tinjau Tol Cikampek, Kakorlantas Pastikan Kesiapan One Way
Sebelumnya, Budi juga mewajibkan angkutan antraprovinsi memenuhi syarat minimal saat melewati Tol Trans Jawa. Ia menilai lonjakan kendaraan secara alami terjadi di Tol Trans Jawa.
Sebelumnya, Menhub mengantisipasi adanya lonjakan di tol Trans Jawa saat Mudik 2019. Untuk itu, dia mewajibkan angkutan antarprovinsi memenuhi syarat minimal saat melewati tol Trans Jawa. Karena masyarakat ingin sampai lebih cepat ke tujuan.
Hal ini juga membuat pengusaha angkutan memilih jalur tersebut. Menhub pun memperketat standarisasi bus untuk mencegah hal yang tak diinginkan.
"Yang bus premium sudah kita biarkan mereka dengan mekanisme pasar melaksanakan itu, tetapi yang antarkota katakanlah dari Cirebon ke Pekalongan ke Semarang ini harus kita lakukan suatu koordinasi lebih jauh," tegas Budi. (Medcom/OL-2)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved