Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden Jokowi pada periode 2019-2024 mendatang harus mampu memacu pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen melalui investasi. Kunci penting untuk memacu investasi ialah membentuk tim ekonomi pemerintah yang benar-benar bisa dipercaya dan memahami visi Presiden Ketujuh RI tersebut.
Demikian disampaikan anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam sebuah diskusi, di Medan, kemarin. Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin itu menambahkan, tim ekonomi pemerintahan periode 2019-2024 harus mengerti pasar secara riil. "Yaitu bagaimana regulasi bisa berjalan dan mewujudkan cita-cita Presiden Jokowi," ujar Misbakhun.
Smentara Direktur IndoSterling Aset Manajemen F Stevan Purba menilai kondisi fundamental Indonesia saat ini masih baik meski ada pengaruh eksternal akibat perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok. "Investasi infrastruktur berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi mencapai tujuh persen dan masih butuh lebih banyak lagi," ujarnya.
Namun, kata Stevan, ada hal lain yang memerlukan perhatian serius. Yakni infrastruktur lunak yang dapat melengkapi kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Meningkatnya infrastruktur yang diiringi dengan infrastruktur lunak lalu dipadukan dengan teknologi bisa digunakan untuk membangun infrastruktur ke depan," katanya.
Terkait ini, Hanlim Power siap investasi membangun pembangkit listrik tenaga gas berskala besar di Sumatra Utara (Sumut). Wagub Sumut, Musa Rajekshah, menuturkan CEO/Chairman Hanlim Coorporation sudah bertandang ke Sumut. Setelah melihat beberapa tempat, Hanlim menyatakan keinginannya membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 4,8 giga watt di Sumut dengan nilai investasi sekitar US$ 5,5 miliar. Wagub Musa memastikan, pihaknya sangat mendukung karena dapat mendorong percepatan pembangunan di daerahnya. (PS/YP/N-2)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved