Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDEKATI pertengahan bulan puasa hingga Lebaran, anak jalanan (anjal) serta gelandangan dan pengemis (gepeng) bakal sering mudah ditemukan di wilayah Kota Cimahi, Jawa Barat.
Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi, Erick Yudha, mengakui di setiap Ramadan seperti sekarang ini, daerahnya menjadi salah satu tujuan pengemis mengais rezeki.
"Coba nanti lihat, apalagi waktunya mendekati Lebaran. Di suatu tempat pasti mereka akan datang ke situ, di mana banyak orang berkumpul," kata Erick, Selasa (14/5).
Dari pengalaman tahun-tahun lalu, Erick menjelaskan, biasanya lokasi yang ramai didatangi anjal dan gepeng ialah Alun-Alun Cimahi dan Jalan Gandawijaya. Mereka yang datang ke tempat itu adalah lansia, serta ibu-ibu dengan membawa anak kecil supaya masyarakat merasa iba dan memberikan sedekah.
Menurut dia, sebagai daerah lintasan, Cimahi menjadi tempat favorit anjal maupun gepeng mengais rezeki, bukan hanya saat bulan puasa saja, bahkan hingga hari-hari biasa.
Baca juga: Progres Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 17,38%
"Tapi jumlahnya lebih banyak saat bulan puasa dan Lebaran, mereka pindah-pindah lokasi," bebernya.
Dia menyatakan, permasalahan anjal dan gepeng sangat sulit teratasi, apalagi jika harus mengubah paradigma agar mereka tak mengemis lagi. Begitu pun dengan tindakan keras seperti pengusiran, lanjut Erick, pihaknya tidak bisa melakukan karena tak ada regulasi khusus untuk melarang keberadaan mereka.
"Sangat sulit mengatasi masalah gepeng, kita gak bisa semena-mena ngusir. Nanti bisa salah juga," ujarnya.
Diakuinya, Dinas Sosial hanya bisa lakukan pemantauan dan pembinaan kepada anjal dan gepeng. Bagi anjal dan gepeng yang berdomisili di Cimahi akan diberikan pembinaan khusus, sedangkan yang berasal dari daerah luar disarankan untuk kembali ke daerah asalnya.
"Jika berasal Cimahi, kita akan berikan pembinaan. Tapi bagi pendatang kita sarankan keluar (Cimahi)," jelasnya. (OL-1)
Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadan, Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) menggelar kegiatan sosial bertajuk Berbagi Tanpa Batas.
Syekh Abdul Muhyi merupakan ulama penyebar Islam di kawasan Pamijahan Tasikmalaya, Jawa Barat, dan sekitarnya.
Ramadan adalah momentum terbaik untuk menyatukan kembali energi kebaikan lintas angkatan.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved