Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Dihantam Truk di Jalan Kol Masturi, Dua Pengendara Motor Tewas

Depi Gunawan
10/5/2019 21:25
Dihantam Truk di Jalan Kol Masturi, Dua Pengendara Motor Tewas
Ilustrasi(Thinkstock)

KECELAKAAN maut terjadi di Jalan Kolonel Masturi, Kampung/Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (10/5) sore.

Sebuah truk boks menabrak sepeda motor dari arah berlawanan mengakibatkan penumpangnya tewas.

Saksi di lokasi kejadian mengungkapkan, kecelakaan terjadi saat di TKP sedang turun hujan sekitar jam 16.00 WIB. Truk mengalami oleng ketika berjalan di turunan jalan, tiba-tiba datang sepeda motor dari arah bawah.

"Dari arah bawah (Cimahi) datang sepeda motor matik yang ditumpangi dua orang. Mungkin karena muatan kosong, jadi sopirnya tidak bisa menguasai kendaraan sampai berjalan oleng ke jalur berlawanan," kata seorang saksi yang membantu mengevakuasi korban.

Dua orang penumpang yang diketahui bernama Ade Hadian dan Adul langsung terpental ke selokan yang berada di pinggir jalan.

"Yang satu orang langsung tewas saat dievakuasi karena luka yang sangat parah di kepala, satu orang lagi meninggal saat mau dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.


Baca juga: Tunjangan belum Dibayar, Dokter di Kotabaru Mogok Kerja


Begitu setelah kejadian, dia mengatakan, si sopir terlihat syok kemudian turun dari mobilnya dan duduk di sekitar TKP bersama dengan kernetnya sambil melihat dua orang korban yang sudah tak berdaya.

"Si sopir mungkin masih enggak percaya sudah terlibat kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Dia menduga, kecelakaan akibat sopir truk kelelahan atau tidak mengenal medan jalan. Sebab, rem kendaraan ternyata masih berfungsi.
"Rem masih berfungsi, mungkin karena faktor kelelahan yang dialami si sopir sehingga timbul kecelakaan," tuturnya.

Menurut dia, di Jalan Kolonel Masturi sering terjadi kecelakaan kendaraan yang menyebabkan korban mengalami luka hingga meninggal dunia.

Bahkan, pada dua tahun lalu, sebuah bus pariwisata mengalami rem blong lalu menabrak sejumlah kendaraan. Peristiwa itu menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan 29 orang lainnya mengalami luka.

"Jalur di sini rawan kecelakaan, paling sering kendaraan besar seperti truk, sepeda motor juga pernah. Tapi yang paling parah kecelakaan bus dua tahun lalu karena korban yang meninggal banyak," ucapnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya