Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN pesantren di Malang mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk kembali rukun pascapemilu 2019. Setelah hiruk-pikuk politik, para kiai dan santri berharap rakyat bersatu untuk melanjutkan pembangunan bersama pemerintahan yang akan dipimpin oleh Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Sekarang, pemilu sudah selesai. Sebelumnya ada 01 dan 02, sekarang menjadi kosong-kosong," tegas Pengasuh Pesantren Annur 1 Bululawang, Malang, Jawa Timur, KH Ahmad Fahrur Rozi, kepada wartawan, Minggu (28/4).
Kiai Fahrur mengimbau warga kalangan pesantren untuk tenang sehingga tidak terlibat dalam konflik pascapemilu. Mereka diminta fokus mendukung program-program pemerintahan mendatang.
Begitu pun santri diminta kembali belajar sekaligus menyiapkan diri untuk menguatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar global.
"Kita harapkan masyarakat tenang, ayo kita kerja melanjutkan pembangunan. Dengan begitu, para santri dan masyarakat bisa tenang dalam bekerja, termasuk belajar kembali di pesantren," imbuhnya.
Baca juga: Pascapemilu, KAHMI Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Pada kesempatan sama, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir menuturkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merupakan pilar penting dalam membangun negeri.
Kedua Ormas itu sangat berkomitmen menjaga stabilitas negara dan berperan dalam pembangunan.
"Saya bersyukur kita bisa melaksanakan Pemilihan Umum 2019 secara damai. Kini, saatnya kita semua melanjutkan kerja-kerja pembangunan mewujudkan Indonesia yang maju," tuturnya.
Soetrisno menambahkan, selepas hajatan besar Pemilu 2019, semua pilar harus bersatu padu membangun negeri. Mengenai adanya perbedaan pandangan tentang hasil Pemilu, semua pihak diminta mengikuti prosedur sesuai dengan mekanisme konstitusional.(OL-5)
SATU tahun perjalanan Kabinet Merah Putih, 20 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2025, menjadi tonggak penting bagi Kementerian Agama (Kemenag)
Keberagaman adalah kerukunan yang harus terus dijaga semua pemuka agama, maupun masyarakat yang ada di Tangerang Selatan (Tangsel)
Organisasi Banom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dihadiri oleh Pengurus DPP PKB, Daniel johan
Sebuah gagasan yang dinilai baik bagi pemerintah, penerapannya pun harus benar dengan mempertimbangan obyek yang akan terkena kebijakan negara. Jangan sampai justru kontraproduktif.
Isra Mikraj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi menjadi sumber inspirasi untuk menjaga kerukunan umat beragama.
Kemenag menghimbau para aktor dakwah dan layanan keagamaan serukan seluruh umat dan jemaahnya menjaga kerukunan dan kedamaian pada Pemilu 2024.
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved