Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JEPARA semakin kukuh sebagai kota ukir bersamaan dengan peringatan hari jadi ke-470 Kabupaten Jepara Museum Rekor Indonesia (MURI) kembali memberikan penghargaan.
Kali ini rekor perempuan pengukir terbanyak yang diikuti 507 peserta.
Dari pantauan Media Indonesia, kemarin, Gedung Haji Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menjadi saksi bisu sejarah rekor baru di kota ukir.
Kali ini dengan di-support oleh Lestari Moerdidjat (Rerie) sebagai Pembina Yayasan Dharma Bhakti Lestari bersama komponen masyarakat Jepara lainnya kembali terpecahkan prestasi Rekor MURI.
Ratusan perempuan Jepara sejak pagi telah memenuhi gedung Haji Jepara, mengenakan kaus seragam putih tampak rapi duduk di lantai. Di hadapannya masing-masing kayu papan tebal berukuran 30 x 30 sentimeter berikut alat ukir, seperti pahat aneka ukuran dan bentuk serta alat pemukul (palu) dari kayu.
Tepat pukul 08.15 WIB, panitia pemecahan rekor memberikan aba-aba. Sontak ratusan perempuan Jepara yang masing-masing telah diberi nomor peserta dengan cekatan memulai aktivitasnya. Mereka mengukir kayu dengan berbagai motif ukiran sesuai seleranya.
Jika pada 2010 rekor MURI pemahat terbanyak dengan pengukir lelaki dan perempuan Jepara berjumlah 502 peserta, rekor MURI kali ini terpecahkan dengan peserta sebanyak 507 pengukir perempuan terbanyak.
"Sebelumnya kita rencanakan ganya 470 peserta sesuai hari jadi Jepara, tetapi ternyata peserta membengkak menjadi 507 orang ditambah ada 40 peserta cadangan," kata salah seorang panitia Sutarya.
Ketua Panitia Pemecahan Rekor Maskur mengatakan pemecahan rekor MURI ini bertujuan untuk lebih dapat menjaga budaya ukir di Jepara karena selain ukiran mampu menghidupkan ekonomi rakyat juga telah menjadi tradisi bagi warga Jepara.
Budaya ukiran ini merupakan warisan leluhur yang patut dijaga, ujar Maskur, karena jangan sampai peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia ini diambil alih bangsa lain karena kita tidak bisa menjaga.
"Di samping itu, kita juga ingin agar generasi mendatang tetap mencintai dan menekuni kerajinan ukir ini," tambahnya.
Manajer MURI Aryani Siregar pada keterangan terpisah mengatakan pemecahan rekor ini ialah pertama untuk peserta seluruhnya perempuan dengan jumlah sebanyak 507 orang karena pada pemecahan rekor sebelumnya dengan peserta 502 diikuti lelaki dan perempuan.
"Setelah kami menilai dan menghitung, rekor MURI kali ini untuk katagori pengukir perempuan terbanyak telah terpecahkan di Jepara ini," kata Aryani.
Dengan pertama kali perempuan pengukir terbanyak, ujar Aryani, maka sangat pantas kiprahnya kali ini bersama HUT ke-470 Kabupaten Jepara ini pantas untuk memperoleh dan tercatat di MURI. (AS/N-2)
Setiap produk Kupiah Meukutop yang dihasilkan kini dilengkapi dengan sistem autentikasi digital menggunakan Google Sheet dan QR Code unik.
Komisi VII DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah asosiasi industri.
Ajang yang diklaim sebagai pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara ini menargetkan 75.000 pengunjung serta 100 pembeli potensial internasional.
CAS (Contractor Art Space), sebuah perusahaan arsitek, kontraktor dan interior dari Indonesia, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Suikoushya, workshop carpentry di Kyoto, Jepang.
IFEX 2025 kembali digelar pada 6-9 Maret 2025 di JIExpo, Kemayoran, untuk merayakan satu dekade kontribusi dalam memajukan industri mebel dan kerajinan Indonesia.
Acara Pesona Swarga Bumi ini tidak hanya sekedar wadah promosi, tetapi juga sebagai katalisator bagi pelaku industri kreatif di Kota Sukabumi untuk terus berkarya.
Karya-karya Khoirul Anam tidak main-main. Seluruhnya telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah, baik skala nasional maupun internasional.
Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, Namira berhasil meraih Rekor MURI sebagai Perempuan Termuda peraih Six Star Finisher Medal di ajang World Marathon Majors (WMM) pada 30 Januari 2026 lalu.
Persagi bersama sejumlah mitra meluncurkan Program Edukasi Gizi Serentak yang menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Gelaran Parade Mi Nusantara berhasil meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas penyajian 130 kreasi menu mi Nusantara dalam satu rangkaian acara.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved