Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah (Polda) kepulauan Bangka Belitung (Babel) memastikan pelaku dugaan penistaan agama Daud Rafles (25) warga desa sekar biru Kecamaran Parittiga Kabupaten Bangka Barat (Babar) di tahan.
Kepastian penahanan pelaku, langsung disampaikan Kapolda Babel Brigadir Jendral Pol Istiono dalam konfrensi pers di Mapolda Babel. Selasa (9/4).
Kapolda mengatakan, kronologis kejadian penistaan agama yang di lakukan pelaku pada senin (8/4) sekitar pukul 16.30 WIB didusun Sungai Tanggok Desa Sekar Biru Parit Tiga Babar,
Pelaku lanjut Kapolda, merekam dirinya dan mengolok-olok Al Quran surat Ad-Dhuha kemudian mengumandangkan adzan yang diubah ke bahasa indonesia
"Pelaku ini setelah merekam langsung membagikan ke grup Whatsapp SMKN 4 tahun 2011/2012,"ujarnya.
Baca juga : Pelaku Mutilasi Guru Honorer Diduga Orang Dekat
"Saya perintahkan polsek jebus tidak lanjuti langsung tangkap, dan tindak tegas, langsung malam itu, dibawa ke polres dan di periksa, setelah itu kasusnya ditangani di polda."kata Kapolda. Selasa (9/4).
Kapolda mengaku Pelaku merupakan resedivis yang baru saja keluar tahanan pada Desember lalu dalam kasus pengeroyokan.
"Tim kita kerja keras, tersangka terancam hukum 6 tahun penjara,"ungkapnya.
Daud pelaku mengaku minta maaf atas apa yang telah dia lakukan,"saya minta maaf kepada sleuruh umat muslim, tidak ada maksut saya mau
menghina agama islam,"sesalnya.
Sekali lagi ditegaskan, Kapold tersangkan sudah diamankan dan di jebloskan kedalam sel tahanan.
Sementara, Ketua MUI Babel Zayadi meminta seluruh masyarakat Babel dapat menyingkapi permasalahan ini dengan bijak.
"Singkapi dengan bijak, pelaku sudah di tahap Polda, kita harapkan kejadian ini tidak terulang kembali,"ucap dia. (OL-8)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved