Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH warga dan pelajar di Desa Neglarasi, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa menyeberangi sejumlah aliran sungai lantaran belum terdapat jembatan gantung.
Di wilayah itu terdapat setidaknya lima titik aliran sungai yang belum dilengkapi dengan jembatan.
"Karena belum ada jembatan, masyarakat dan para pelajar terpaksa melintasi aliran sungai," kata Kepala Desa Neglasari, Nasihin, kemarin.
Lima titik itu berada di aliran Sungai Ciakar (Gonggang), Sungai Jambelaer, Sungai Cigeumeu, Sungai Bojonghuni, dan Sungai Cikahuripan. Dari lima titik itu, yang saat ini cukup menjadi prioritas yakni pembangunan jembatan di aliran Sungai Jambelaer.
"Yang jadi prioritas itu di Sungai Jambelaer karena perlu untuk menunjang perekonomian masyarakat dan anak-anak sekolah," terangnya.
Di Desa Neglasari terdapat sejumlah sekolah dasar yakni SDN Cikahuripan, SDN Cikole, SMPN 3 Agrabinta, termasuk MTs Leles, MA Leles, serta SMKN Leles.
Pelajar di sekolah itu bukan hanya berasal dari Desa Neglasari saja, tapi juga dari Desa Bunisari, Mulyasari, dan Karangsari, yang notabene wilayahnya berdekatan.
"Kalau kemarau tidak berisiko. Tapi kalau turun hujan, arusnya cukup deras. Tidak bisa dilalui. Ini yang kami khawatirkan. Bisa satu minggu bahkan lebih. Tergantung curah hujan," kata dia.
Baca juga: Sungai Cibanjaran Meluap Ratusan Siswa SD dan SMP Diliburkan
Upaya mengajukan permohonan pembangunan jembatan gantung sudah sering dilakukan. Pengajuannya dilakukan ke Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cianjur.
"Selama ini memang belum ada jembatan. Warga sebetulnya sudah swadaya membangun jembatan bambu, tapi tidak bertahan lama. Paling kuat 1 tahun karena rusaknya terbawa air saat hujan deras dan lainnya," ungkapnya.
Nasihin tak menutup mata keterbatasan anggaran yang dialokasikan APBD Kabupaten Cianjur membuat upaya pembangunan jembatan relatif membutuhkan waktu lama. Apalagi dipastikan bakal ada skala prioritas dalam pembangunannya.
"Mungkin terlalu besar anggaran pembangunannya dan banyak yang mesti dibangunnya. Tapi kami berharap ada bantuan anggaran dari pusat atau provinsi," tuturnya.
Nasihin mengatakan bukan tidak mau mengalokasikan pembangunan jembatan menggunakan Dana Desa. Hanya saja aspirasi dari masyarakat, mereka menginginkan agar diprioritaskan memperbaiki infrastruktur jalan yang kondisinya amburadul.
"Kesepakatan ini dituangkan dalam musdus (musyawarah kedusunan) hingga ke musdes (musyawarah desa). Hasilnya, masyarakat menginginkan agar
diprioritaskan memperbaiki kondisi jalan rusak. Alasannya, kalau jembatan itu tidak terlalu prioritas karena setiap musim kemarau masih bisa dilintasi. Saya mah ngikutin saja kemauan masyarakat," bebernya.
Panjang jalan rusak di Desa Neglasari mencapai 59 kilometer. Sepanjang ruas jalan itu nyaris bertanah dan lumpur.
"Memang sangat miris sekali kondisi jalan di Desa Neglasari. Bayangkan saja, sepanjang 59 kilometer jalannya bertanah dan berlumpur," ungkapnya.
Ia berharap pemerintah bisa segera memerhatikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayahnya. Dengan demikian, ke depan bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kalaupun tidak dari kabupaten, mungkin saja ada bantuan dari provinsi atau dari pusat," pungkasnya. (OL-3)
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
ANGGOTA Polairud berhasil selamatkan 4 orang wisatawan berasal dari Kabupaten Bandung Barat setelah terseret arus ombak saat berenang di Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
HARI kedua atau H+2 Lebaran 2026 terjadi peningkatan arus kendaraan yang melawati exit Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
ARUS lalu lintas saat libur Idulfitri 1447 H pada H+1, Minggu (22/3) menunjukkan peningkatan signifikan pergerakan kendaraan, khususnya dari wilayah Jabodetabek menuju arah Puncak dan Merak.
Adapun rinciannya antara lain, lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 685.453 kendaraan atau naik 3,25% dibandingkan tahun lalu.
PUNCAK arus mudik lebaran 2026 di Jalan Raya Nagreg, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi hari ini (19/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved