Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Sapa Warga Lhokseumawr, Jokowi Targetkan 65% Suara di Aceh

Amirudiin Abdullah Reubee
26/3/2019 17:44
Sapa Warga Lhokseumawr, Jokowi Targetkan 65% Suara di Aceh
Capres nomow urut 01, Joko Widodo saat berkampanye di Lhokseumawe, Aceh, Saelasa (26/3)(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

CALON Presiden nomor urut 01 Pilpres 2019, Joko Widodo menargetkan bisa meraih 65% suara di Aceh. Hal itu diungkapkannya saat berorasi di pekarangan Hotel Lido Graha di Lhokseumawe, Aceh, Selasa (26/3).

Dalam kampanye tersebut, Jokowi yang disambut denga tabuhan Ramai Pase oleh para seniman Aceh Utara saat memasuki arena kampanye bersama Iriana Joko Widodo, mengaku yakin mampu memenuhi target di Provinsi paling barat Indonesia itu

Hadir dengan pakaian kemeja putih dan peci hitam, Jokowi disambut ulama kharismatik Aceh Teungu Nuruzzahri yang juga pimpinan Pondok Pesantren Ummal Aiman

Sebelum berorasi panjang lebar, Jokowi lebih dulu menyapa ribuan warga
pendukungnya dengan bahasa Aceh.

"Peu haba.... Peu haba.... (apakabar), saya ingat hanya ini. Dulu sempat tinggal di Aceh. Tapi ini yang masih ingat. Nanti insya Allah saya belajar lagi" kata Jokowi yang disambut pendukungnya.

Baca juga : Jokowi akan Mengendarai Sepeda Motor di Kampanye Banjarmasin

Setelah sapaan dalam bahasa daerah itu, suasana persahabatan dan perasaan hubungan emosinal semakin terlihat. Apalagi Jokowi sempat menceritakan pernah bekerja di Lhokseumawe selama 7 bulan, lalu pindah ke Bener Meriah yang merupakan kabupaten tetangga dan tinggal disana sekitar 2 tahun.

Sang Capres Nomor urut 01 itupun dulunya pernah belajar pada ulama ulama di Aceh. Hal itu cukup membuatnya mengerti tentang Aceh dan memiliki pengalaman di bumi Serambi Mekkah tersebut.

"Karena saya sudah lama tinggal di Aceh, ingin memajukan Aceh sudah semestinya. Karena saya mimiliki pengalaman hidup pertama kali di Aceh" tuturnya.

Jika terpilih kembali jadi Presiden RI, Jokowi berjanji akan memperpanjang perolehan dana otonomi khusus untuk Aceh. Hal itu menjawab permintaan ketua Sekber Aceh Jokowi-Ma'ruf Amin, Karuddin Abubakar alias Abu Razak.

"Jangan tanyakan lagi itu soal otsus, semua harus yakin,  karena saya akan memperjuangkannya kembali" jelas Jokowi yang didampingi Ketua Tim Kamapnye Nasional (TKN) Erick Thohir dan putra Aceh Menteri kabinet Indonesia Kerja asal Aceh Sofyan Djalil.

Jokowi menambahkan, dirinya juga akan melanjutkan pembangunan Kawasan Ekonomi (KEK) Arun. Apalagi kawasan itu membuka peluang besar terhadap lapangan kerja untuk putra putri Aceh. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya