Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Safari Politik ke Jatim, Kiai Ma'ruf Minta Warga NU Jaga NKRI

Micom
18/3/2019 13:05
Safari Politik ke Jatim, Kiai Ma'ruf Minta Warga NU Jaga NKRI
(Ist)

CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Prof DR KH Ma'ruf Amin kembali melakukan safari politik di Jawa Timur. Kiai Ma'ruf menghadiri acara Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-93 di Lapangan Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Senin (18/3) pagi. 

Hadir bersama istrinya, Nyai Hj Wury Estu Handayani, Kiai Ma'ruf tampil dengan pakaian khasnya, sarung, peci hitam, dan sorban putih. Dalam acara bertema 'Mengokohkan Islam Yang Damai dan Toleran' itu, Kiai Ma'ruf disambut Bupati Gresik Syambali Halim, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, KH Manarul Hidayah dari Jakarta, Rais Syuriah PCNU Gresik KH Mahfudz Maksum, serta para ulama lainnya. 

Dalam sambutannya, Ketua PWNU mengatakan, apabila negeri ini dikuasai kaum Wahabi, maka dikhawatirkan tradisi Ahlus Sunnah Waljamaah (Aswaja) akan hilang di negeri ini. Karena itu, Kiai Marzuki menyerukan agar kader dan warga NU harus memilih kader NU.

"Sebab bersama Kiai Maruf Amin tahlilan aman, muludan aman, serta tradisi NU aman," katanya. 

Kiai Marzuki menuturkan, negara yang dipimpin oleh ulama Aswaja akan aman dan nyaman.

"Saat ini, masa depan negara ada di tangan NU.  Indonesia sedang dirongrong oleh kelompok radikal dan Wahabi. Mereka sudah masuk ke pasangan yang lain. Maka warga NU mari berjuang memenangkan Kiai Ma'ruf. Jika tidak, dikhawatirkan akan tradisi NU akan hilang di negara ini. Saya secara pribadi ingin katakan pada 17 April pilih Jokowi (Joko Widodo) dan KH Maruf Amin,"  tegasnya. 


Baca juga: Usai Debat, Ma'ruf Amin Safari ke Jawa Timur


Dalam pidatonya, Kiai Ma'ruf menuturkan, dirinya yakin suara kemenangan paslon 01 di Kabupaten  Gresik akan menang dengan telak. Di sisi lain, Kiai Ma'ruf meminta warga NU untuk selalu menjaga NKRI dengan cara berdoa kepada Allah, agar NKRI tetap dijaga dari yang akan mengubah dasar negara. 

"Saya ini memang capek, tapi sebagai kader NU, kalau NU memerlukan maka saya siap hadir," tuturnya. 

Kiai Ma'ruf juga meminta doa dan dukungan pada 17 April, bersama pasangannya Jokowi dapat terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Masyarakat Gresik juga diimbau agar tidak terkena informasi hoaks, sehingga harus mencari kebenaran informasi tersebut terlebih dahulu. 

"Saya minta doa dan dukungan kepada warga Gresik, agar menang nanti dalam pemilihan pada 17 April nanti," pungkasnya. 

Setelah dari Gresik, Kiai Ma'ruf dijadwalkan meresmikan rusunawa di Pondok Pesantren Babussalam Jombang. Setelah itu, dalam satu hari berikutnya akan melakukan safari politik di Pamekasan Madura. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya