Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo melakukan kunjungan ke Pasar Balerong Balige di Jalan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Jumat (15/3).
Setibanya di sana, pedagang yang sudah menunggu sejak pagi langsung berebut untuk berswafoto dan bersalaman dengan Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana.
Setelah itu keduanya beserta rombongan berkelilinh dan menyapa para pedagang serta warga yang ada di pasar tersebut.
Jokowi pun sempat menanyakan harga jeruk kepada salah seorang pedagang.
"Ini sekilo berapa Bu harganya?" tanya Jokowi.
Namun bukan menjawab, pedagang yang bernama Marlina boru Siagian itu malah memberikannya secara gratis kepada Presiden.
Setelah diam beberapa saat, ia kemudian berujar, "Ini untuk Bapak aja, aku kasih sama Bapak,".
Mendengar itu, Jokowi pun tersenyum keheranan.
"Saya nanya harganya, kok malah mau dikasih," katanya kemudian.
Baca juga: Survei Alvara: Jokowi-Amin Kuasai Seluruh Pulau, Kecuali Sumatra
Setelah momen tersebut, Marlina mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Jokowi. Selain merasa diperhatikan, kedatangan Jokowi juga diyakininya sangat bermanfaat agar dapat mengetahui secara langsungi keadaan masyarakatnya di sana.
Sampai dengan Minggu (17/3) Jokowi akan melakukan beberapa agenda di sejumlah kabupaten/kota di Sumatra Utara. Agenda presiden termasuk meresmikan infrastruktur teranyar di provinsi ini, Pelabuhan Sambas di Kota Sibolga.
Setelah mengunjungi Pasar Balerong, rombongan Presiden bergerak ke SMK Negeri 1 Balige membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Jokowi menyerahkan KIP secara simbolis kepada para siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, di lapangan sekolah tersebut. (OL-3)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved