Survei Alvara: Jokowi-Amin Kuasai Seluruh Pulau, Kecuali Sumatra

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 12:48 WIB Politik dan Hukum
Survei Alvara: Jokowi-Amin Kuasai Seluruh Pulau, Kecuali Sumatra

ANTARA/Wahyu Putro A

ELEKTABILITAS dari waktu ke waktu pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin konsisten unggul 53,9% ketimbang pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal tersebut terungkap dari hasil survei Alvara Research Center.

"Jika Pilpres diadakan hari ini, diperoleh elektabilitas pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Februari 2019 sebesar 53,9 %, sementara elektabilitas pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno sebesar 34,7%. Yang belum memutuskan sebesar 11,4%.“ ungkap Ketua Alvara Research Center Hasanuddin Ali.

Lebih lanjut, Hasanuddin mengatakan, “Pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin unggul di hampir semua area kepulauan dengan elektabilitas lebih dari 50%. Sedangkan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya unggul di Sumatra dengan selisih yang tidak begitu jauh”

Di Sumatea, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul (46,3%) dibanding Jokowi-KH Ma’ruf Amin (40,2%), yang belum memutuskan (13,5%).

Di Jawa, Jokowi-Ma’ruf unggul (58%) dibanding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (29,4%), belum memutuskan (12,6%).

Di Bali dan Nusa Tenggara, Jokowi-Ma’ruf unggul (60,6%) dibanding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (36,4%), dan belum memutuskan (3%).

Di Kalimantan, Jokowi-Ma’ruf unggul (50,7%) dibanding Prabowo Subianto Sandiaga Uno (38,4%), belum memutuskan (11%).

Baca juga: Pasangan Calon 01 Gencar Dekati Swing Voters

Sedangkan di Sulawesi, Jokowi-Ma’ruf unggul (58,1%) dibanding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (36%), belum memutuskan (5,8%).

Dan di Maluku dan papua, Jokowi-Ma’ruf unggul (54,5%) dibanding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (39,4%), belum memutuskan (6,1%)

Kemudian, kata Hasanuddin, dilihat dari soliditas pemilih, yaitu pemilih yang tidak mungkin berubah, soliditas Pemilih Jokowi-KH Ma’ruf Amin saat ini lebih besar dibandingkan pemilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sebanyak 80,7% Pemilih Jokowi-KH Ma’ruf Amin menyatakan tidak mungkin berubah sedangkan 78,2% pemilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga menyatakan tidak akan merubah pilihan," katanya.

Untuk jumlah pemilih yang belum memutuskan/undecided voters sedikit bertambah. Pemilih yang belum memutuskan ada sedikit kenaikan dibandingkan survei sebelumnya, pada Desember sebesar 10,6% menjadi 11,4% pada akhir Februari ini. Hasan menerangkan.

“Ada ceruk pemilih yaitu pemilih muda dengan persentase yang belum memutuskan pilihan lebih besar dibandingkan generasi lainnya. Selain itu, partipasi mereka dalam menggunakan hak pilih juga lebih rendah, hal ini berpotensi menjadi golput," kata Hasan.

Hasan menambahkan, “Kedua kandidat harus mewaspadai fenomena Golput dan kejenuhan psikologis pemilih menjelang tahap-tahap akhir masa kampanye Pemilu 2019," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More