Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menyiapkan 53 ruang dengan 1.720 unit komputer untuk menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada, Iva Ariani, Jumat (1/3) mengatakan, juga sudah disiapkan sistem yang akan digunakan untuk melayani uji bagi 33.560 calon mahasiswa yang mengikuti UTBK.
"Pendaftaran UTBK gelombang pertama dibuka mulai Jumat (1/3) dan akan berakhir pada Minggu (24/3) mendatang," jelasnya.
Sementara untuk pendaftaran UTBK gelombang kedua akan dibuka pada Senin (25) hingga Senin (1/4).
Sementara itu, jadwal pelaksanaan UTBK gelombang pertama akan dilakukan mulai 13 April hingga 4 Mei 2019 dan pelaksanaan UTBK gelombang kedua dilaksanakan 11 hingga 26 Mei 2019.
"Hasil nilai UTBK ini merupakan salah satu syarat bagi calon mahasiswa untuk mendaftar jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)," urainya.
Persyaratan UTBK di antaranya diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK kelas 12 pada tahun 2019 atau peserta didik Paket C tahun 2019; lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2017 dan 2018 atau lulusan Paket C tahun 2017 dan 2018.
Para peserta UTBK ini nantinya diperbolehkan mengikuti tes maksimal dua kali dengan ketentuan UTBK kelompok Saintek satu kali dan/atau kelompok Soshum satu kali, atau kelompok Saintek dua kali, atau Kelompok Soshum dua kali.
"Hasil UTBK ini hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2019," kata Iva.
Untuk pendaftaran UTBK bisa dilakukan melalui https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id. Adapun untuk materi ujian meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TPA).
Baca juga: UTBK Siap Digelar Pendaftaran Mulai 1 Maret
Sementara Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVYK) siap menyelenggarakan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2019 ini.
Kepala Sub Bagian Kerja sama dan Humas UPNVYK, Markus Kusnardijanto, Kamis mengatakan, dalam penyelenggaraan UTBK SBMPTN itu, akan menggandeng sejumlah sekolah.
Ia mengemukakan, lima sekolah yang akan menjadi tempat penyelenggaraan UTBK SBMPTN itu adalah SMK Negeri 1 Depok, SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, SMK Negeri 5 Yogyakarta dan SMK Negeri 6 Yogyakarta.
Kelima teknisi informasi sekolah tersebut, telah diundang untuk mengikuti workshop di Yogyakarta.
"Kelima sekolah ini telah kami undang untuk workshop," katanya.
Sementara Panitia UTBK SBMPTN UPNVYK, Dr. Hendro Widjanarko, S.E.,M.M., mengatakan pendaftaran Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama sebagai syarat mengikuti SBMPTN 2019 akan dimulai Jumat pada tanggal 1 Maret 2019 sampai Minggu 24 Maret 2019.
"Pendaftaran dilakukan secara online di laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id ," ujarnya.
Hendro menambahkan berdasarkan informasi dari laman resmi LTMPT bahwa pendaftaran UTBK SBMPTN gelombang pertama akan dibuka mulai 1 Maret pukul 10.00 WIB hingga 24 Maret pukul 23.59. WIB. Sedangkan pendaftaran gelombang kedua akan dilaksanakan tanggal 25 Maret - 1 April 2019.
"Untuk mengikuti SBMPTN, peserta wajib mengikuti UTBK. Nilai dari hasil UTBK baru bias digunakan untuk mendaftar di SBMPTN," tambahnya.
Dikatakan, pada SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan dua materi tes, yaitu Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik.
Skema masuk PTN tahun 2019, imbuhnya lagi, tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, jalur SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.
Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019, lanjutnya, dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang
pendaftaran UTBK sebesar Rp200.000 pada setiap tes.
"Peserta dapat menggunakan nilai tertinggi dalam mendaftar program studi yang diinginkan pada dua kali UTBK," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dosen manajemen ini menginformasikan mengenai kuota calon mahasiswa yang diterima dari jalur SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri UPNVY. UPNVY menerima 20% dari SNMPTN, 50% dari SBMPTN dan 30% dari Seleksi Mandiri.
UPNVY menyediakan 21 program studi dengan total kuota 3.180 mahasiswa. Perkiraan jumlah kursi SNMPTN UPNVY sebesar 636 kursi, 1591 kursi untuk SBMPTN dan Seleksi Mandiri sebanyak 953 kursi.
Untuk dimengerti guna mendukung terselenggaranya UTBK, UPNVY menyediakan sejumlah 815 unit komputer.
"Pelaksanaannya, akan digelar dua shift. Pagi dan siang," tambahnya lagi.
Sementara Humas Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Anwar Effendi mengatakan, untuk penyelenggaraan UTBK ini, UNY menyediakan 945 unit komputer. Menurut dia, penyelenggaraan UTBK akan dilakukan setiap hari selama 10 hari.
"Setiap hari alkan dilakukan dua shift. Dengan demikian akan terlayani 1.890 peserta per hari," katanya. (OL-3)
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved