Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KONGLOMERAT James Riady akhirnya menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan suap sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/2). Dia mengaku sempat menemui mantan Bupati Kabupaten Bekasi Neneng Hasanah Yasin.
James mengaku diajak oleh petinggi perusahaan Meikarta Toto Bartolomeus untuk menjenguk Neneng Hasanah Yasin yang baru melahirkan. Dia pergi ke kediaman Neneng bersama terdakwa Billy Sindoro dan Bartholomeus Toto.
"Saat itu saya baru tahu kalau bupatinya itu wanita. Lalu Pak Toto mengajak saya untuk menengok Bu Bupati yang baru melahirkan, awalnya saya mengelak. Tapi karena dibujuk hanya untuk 'say hello', jadi saya ikut," kata James.
Baca juga: Kemendagri Bantah Suruh Neneng Urus Perizinan Meikarta
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yadyn menanyakan kepada James mengenai adanya pembicaraan soal Meikarta antara Billy Sindoro, Bartholomeus Toto, dan Neneng Hasanah Yasin. Namun James menjawab tidak ada dan hanya memberikan selamat kepada Neneng.
"Saya tanya ada alasan lain ke sana ke Pak Toto, tapi kalau soal itu (perizinan Meikarta) saya tidak cocok, dan belum saya tentu pergi ke sana," kata dia.
Pertemuan itu, kata James, hanya berlangsung sekitar 30 menit. Pembicaraan yang dibahas menerangkan seputar pendidikan anak karena posisinya sebagai ketua Yayasan Sekolah Pelita Harapan.
"Pertemuan itu memang mendalam di ingatan saya karena beliau (Neneng) didampingi anak laki-lakinya yang sangat aktif sehingga mengganggu pembicaraan. Saat itu banyak pembicaraan kami soal pendidikan karena saya dari pendidikan anak," ucap dia.
Pertemuan dengan Neneng tersebut, lanjut James, merupakan satu-satunya. Saat jaksa menanyakan pembicaraan yang dibahas antara Billy, Toto, dan Neneng, James mengaku tidak mengingat dengan jelas.
"Selain basa-basi saya tidak ingat apa pun, tapi yang banyak bicara saat itu bupati, yang aktif bupati. Saya banyak bicara ketika masuk soal pendidikan," kata James. (Medcom/OL-1)
Surat hibah lahan itu diserahkan Mochtar Riady kepada Kepala Badan Pengelola Investasi (BKI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Perkasa Roeslani.
Pemerintah resmi memulai pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, yang diproyeksikan menjadi proyek percontohan hunian vertikal bersubsidi
Menteri PKP Maruarar Sirait targetkan pembangunan 141 ribu unit rusun subsidi di lahan Meikarta. Groundbreaking dijadwalkan 8 Maret 2026. Simak detailnya!
AKTIVITAS hunian di sejumlah kawasan kota baru di Koridor Timur Jakarta menunjukkan tren yang semakin aktif sepanjang 2025.
Pemerintah juga meminta KPK memberikan dukungan untuk menyelesaikan proyek bangunan di Meikarta
Budi mengatakan, kasus Meikarta yang diusut KPK sudah jelas, tanpa adanya penyitaan aset. KPK mendukung pemerintah menjadikan hunian di sana menjadi rusun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved