Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Penumpang Bandara Bali Meningkat 13% Selama 2018

Antara
04/1/2019 11:42
Penumpang Bandara Bali Meningkat 13% Selama 2018
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

PENGELOLA Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyebutkan ada 23,7 juta penumpang yang dilayani sepanjang 2018. Jumlah tersebut merupakan peningkatan 13% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Dari jumlah itu 52,8% merupakan penumpang rute internasional dan 47,2% merupakan rute domestik," kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Denpasar, Kamis (3/1).

Apabila dirinci, lanjut dia, rata-rata per bulan bandara yang disebut tersibuk kedua di Indonesia itu melayani hampir dua juta orang penumpang atau rata-rata mencapai sekitar 65.100 orang per hari.

Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Siap Layani 765 Penerbangan Ekstra

Tidak hanya itu, jumlah pesawat udara yang mengangkut penumpang ke Bali juga meningkat mencapai 162.623 pesawat atau naik 11,1% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kami secara khusus juga ingin mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas bandar udara. Keberhasilan ini juga berkat kontribusi dan sinergi dari seluruh pihak yang terlibat," katanya.

Sama dengan statistik penumpang dan pesawat, statistik pengangkutan kargo juga turut mengalami kenaikan. Selama 2018, sebanyak 73,3 juta kg kargo telah dilayani atau mengalami kenaikan sebesar 3,1% dari 2017 sebesar 71,1 juta kg. Dari total volume itu, kargo internasional berkontribusi 62% dari total tonase kargo yang terangkut pada 2018, berbanding 38% dari kargo domestik.

Yanus menambahkan rata-rata persentase kenaikan jumlah penumpang dari tahun 2015 hingga 2018 mencapai 11,7% dan untuk statistik pesawat udara, selama periode itu mengalami kenaikan 8,8%.

Peningkatan jumlah penumpang, pesawat dan kargo itu tidak terlepas dari banyaknya kegiatan internasional dilaksanakan di Bali tahun 2018 di antaranya pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia dan Konferensi Kelautan Dunia (OOC).

Untuk mengakomodasi kebutuhan itu, pengelola bandara sebelumnya juga mengembangkan sejumlah fasilitas di antaranya tambahan 10 tempat parkir pesawat yang diharapkan berkontribusi terhadap tambahan sekitar 2 juta penumpang. Yanus menambahkan jumlah penumpang yang mencapai 23,7 juta itu dinilai mencapai kapasitas maksimal bandara.

Untuk itu, pihaknya telah memiliki program perencanaan peningkatan kapasitas bandara yang segera akan dicanangkan baik dari sisi udara, terminal hingga aksesibilitas. Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan salah satu rencana peningkatan kapasitas bandara yang akan dibangun yakni perpanjangan landasan pacu sebanyak 400 meter menjadi 3.400 meter.

Dengan perpanjangan landasan pacu itu, bandara kebanggaan masyarakat Bali tersebut diharapkan mampu mengakomodasi pesawat terbesar saat ini seperti jenis Airbus A-380 yang mampu mengangkut lebih dari 500 orang. Faik menambahkan perpanjangan "runway" itu ditargetkan selesai tahun 2022-2023.  (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya