Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Khofifah Akomodasi Program Gus Ipul

Faishol Taselan
25/7/2018 14:50
Khofifah Akomodasi Program Gus Ipul
(MI/Faishol Taselan)

GUBERNUR Jawa Timur (Jatim) terpilih Khofifah Indarparawansa tetap akan mengakomodasi program pasangan yang tidak terpilih Saifullah Yusuf-Putri  Guntur Soekarno.

"Karena tujuan dari semua ini adalah untuk kemajuan Jawa Timur ke depannya, program milik Gus Ipul juga diakomodasi,"  kata Khofifah 
Indar Parawansah di Surabaya, Rabu (25/7).

Tidak hanya mengakomodasi program milik Gus Ipul, Khofifah juga tetap komitmen melanjutkan program gubernur terdahulu. Program Pakde Karwo, dinilai Khofifah sudah sangat bagus dan perlu  dilanjutkan. 

"Kemajuan Jatim tetap dipertahankan," katanya.

Pihaknya sudah menyiapkan tim navigasi program. Tim ini sudah berjalan selama 14 hari. Tim ini akan melakukan penajaman pengayaan dan sinkronisasi program dari RPJMD yang kini berjalan dengan proses yang ingin kami bangun, yaitu double C, continue and change.

Tidak hanya itu, lanjutnya, ada sejumlah fokus utama dalam pembangunan Jatim ke depan. Salah satunya adalah pengembangan wilayah selatan.

"Ke depan akan banyak memberikan perhatian pembangunan infrastruktur dan ekonomi di kawasan Jawa Timur bagian selatan," katanya.

Pasangan Khofifah Indarparawansa-Emil Estianto Dardak ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Jawa Timur, calon gubernur dan  wakil gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elistianto Dardak.

Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur terpilih, dilangsungkan KPU Jatim, Selasa (24/7) malam, sementara paslon terpilih hanya diwakili Khofifah Indar Parawansa.

Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, mengatakan, penetapan paslon terpilih pilgub Jawa Timur ini, dilakukan pascaturunnya surat keputusan dari mahkamah agung, yang menyebutkan jika Jawa Timur tidak masuk dalam 70 gugatan terkait pilkada serentak 2018.

"Dengan adanya surat tersebut, KPU RI memerintahkan KPU Jatim untuk segera menetapkan pasangan calon terpilih, tanpa perselisihan sehari setelah keluarnya surat edaran," ujar Eko Sasmito.

Meski pada rapat pleno terbuka KPU Jatim tidak dihadiri paslon Gus Ipul-Puti, penetapan kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih tetap dilakukan.

Usai penetapan paslon gubernur dan wakil gubernur terpilih, KPU Jatim akan mengirimkan rekomemdasi ke DPRD Jatim dan Kemendagri, untuk menindaklanjuti pelantikan yang rencananya dilaksanakan Maret 2019  mendatang. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya