Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA daging sapi di Pasar Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih bertahan di kisaran Rp130 ribu per kilogram. Harganya saat ini cenderung turun dibanding dua hari sebelum dan dua hari setelah Lebaran yang tembus mencapai Rp150 ribu per kilogram.
"Harganya sekarang sih udah turun. Tapi tetap masih mahal. Di kisaran Rp130 ribu. Tapi H-2 hingga H+2 harganya mencapai Rp150 ribu," kata Suhendi, 47, pedagang daging sapi di Pasar Cibadak, Senin (18/6).
Melonjaknya harga daging sapi dipicu tingginya permintaan. Dalam satu hari Suhendi bisa menghabiskan sekitar 50 kilogram hingga 100 kilogram daging sapi.
"Lumayan bagus kalau penjualan. Saya sehari paling banyak habis sampai satu kuintal," jelas dia.
Suhendi memperkirakan bertahannya harga daging sapi di kisaran Rp130 ribu per kilogram akan berlangsung hingga sepekan pascalebaran. Setelah itu harga akan kembali normal di kisaran Rp120 ribu.
"Peminat daging sapi memang cukup tinggi. Stok juga terbantu adanya daging impor. Tapi tetap, kualitas daging lokal lebih unggul," sebut dia.
Bagi dia, meningkatnyanya penjualan daging sapi saat sebelum dan setelah Lebaran tentunya menjadi berkah. Pasalnya, pada hari-hari biasa penjualan terkadang cenderung lesu akibat harga yang bisa dikatakan relatif masih mahal bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, penjualan mah lancar. Mendekati Rayagung (Iduladha) nanti, penjualan pasti akan ramai lagi karena biasanya akan banyak masyarakat yang hajat," ucapnya.
Bagi pelanggan Suhendri membanderol harga lebih murah dibandingkan pembeli eceran. Kebanyakan pelanggannya merupakan pemilik warung nasi atau tukang bakso.
"Harga pelanggan pasti lebih murah. Kalau sekarang Rp130 ribu per kg, saya jual ke pelanggan Rp120 ribu," kata Suhendi.
Ia berharap harga daging sapi bisa kembali stabil seperti dulu. Dalih dia, naiknya harga tak berdampak terhadap pendapatan. Malahan bisa saja tutup lubang gali lubang.
"Kalau harga mahal seperti ini mah orang juga mikir dua kali kalau mau beli. Makanya saya mah pedagang kecil tentu berharap harga bisa seperti dulu lah. Gak nyampe Rp100 ribu. Pengennya di bawah Rp100 ribu " tandasnya.
Sementara di Kota Sukabumi, rata-rata harga daging sapi masih di kisaran Rp120 ribu per kilogram. Harganya relatif cukup stabil meskipun permintaan cenderung meningkat.
"Saya mah jual Rp120 ribu per kg. Gak ada yang berubah sih meskipun sekarang permintaan meningkat," kata Ikbal, 23, pedagang daging sapi di Pasar Gudang.
Ikbal menyebutkan harga daging sapi tak beranjak di kisaran Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kg. Harganya disesuai dengan kuantitas pembelian.
"Kalau belinya agak banyak tentu harganya lebih murah. Bisa Rp110 ribu per kg. Tapi sedikit saya jual Rp120 ribu per kg. Kalau di sini kebanyakan sih langganan," tandasnya. (OL-3)
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Di kota-kota besar, tren warna cenderung mengalami penurunan saturasi agar terlihat lebih kalem.
Film ini menawarkan premis unik tentang petualangan seorang anak bernama Pelangi di Planet Mars.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Khoiri menyebut saat ini terdapat sekitar 70 kapal yang terdaftar dan siap beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni.
Ied atau Eid? Temukan penjelasan mana yang benar berdasarkan kaidah Bahasa Arab, asal-usul kata, dan penggunaannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved