Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT musim arus mudik Lebaran tahun 2024, pemilik perusahaan otobus (PO) di Jalur Pantura Brebes-Tegal, Jawa Tengah, sudah mulai melakukan proses perbaikan ke setiap armadanya.
Perbaikan seperti pengecetan bodi mobil, interior ataupun kelengkapan pengamanan. Hal itu dilakukan guna memberikan kenyamanan sekaligus keamanan bagi para penumpangnya.
Salah satu PO yang memperbaiki kendaraannya ialah PO Dedy Jaya, yang bermarkas di Jalur Pantura Brebes-Jakarta, di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem Jalur Mudik di Jawa Tengah
Di dalam garasi PO Dedy Jaya pada Jumat (29/3), sebagian bus sedang diperbaiki. Petugas juga mengecek kelengkapan dokumen bus.
"Untuk menyambut arus mudik Lebaran 2024 ini, kami menyiapkan sekurangnya 150 bus yang akan melayani para penumpang dari Jakarta tujuan Jawa Tengah, seperti Brebes-Tegal, hingga Pekalongan," ujar Wakil Manajer PO Bus Dedy Jaya, Ratno Robani.
Ratno mengingatkaan kepada para awak bus agar melayani para penumpang sebaik mungkin, mengutamakan keselamatan dan keamanan, bukan kecepatan. Bisa sampai tujuan dengan selamat adalah keharusan.
"Itu sesuai dengan moto di PO Dedy Jaya, utamakan keselamatan sampai di tujuan," ucap Ratno.
Selain itu, untuk memberikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan, pihak manajemen PO juga secara rutin akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para crew bus, sopir, dan kernet. (Z-6)
Keberadaan travel dari sisi usaha sudah jelas sangat merugikan perusahan otobus angkutan yang mana telah memiliki izin resmi.
Calon presiden (capres) Anies Baswedan mengungkapkan penghargaannya terhadap kegigihan para peserta kampanye akbar
DCVI siapkan 8 titik layanan Bengkel Siaga Mercedes-Benz Truk dan Bus yang beroperasi selama libur nataru di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved