Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Mudik 2026: Terminal Kampung Rambutan Perketat Ramp Check Bus AKAP

Media Indonesia
15/3/2026 19:50
Mudik 2026: Terminal Kampung Rambutan Perketat Ramp Check Bus AKAP
Pemudik tujuan pulau Sumatera dengan tumpukan barang bawaannya menunggu bus yang akan mengangkut mereka di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).(MI/Ramdani)

PENGELOLA Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, memperketat pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check terhadap seluruh bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan dan keselamatan pemudik selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan prosedur wajib yang tidak bisa ditawar.

"Ramcek bus ini menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang mengangkut pemudik dalam kondisi aman dan layak jalan," kata Revi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (15/3).

Tiga Aspek Utama Pemeriksaan

Bekerja sama dengan Unit Pengujian Kendaraan Bermotor Pulogadung dan Sudinhub Jakarta Timur, petugas memfokuskan pemeriksaan pada tiga kategori:

1. Administrasi Kendaraan & Pengemudi
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen mulai dari buku KIR, izin trayek, STNK, hingga SIM pengemudi.
"Semua harus lengkap sebelum kendaraan diizinkan beroperasi," tegas Revi.

2. Sistem Utama (Keselamatan Vital)
Pada poin ini, petugas mengecek fungsi rem, sistem kemudi, kondisi roda (ban), dan lampu-lampu. Revi memastikan tidak ada kompromi untuk kategori ini.
"Sistem utama ini sangat vital karena menyangkut langsung dengan aspek keselamatan. Kalau ada yang tidak berfungsi seperti rem bermasalah atau ban gundul, kendaraan tidak boleh diberangkatkan dan harus dihentikan operasinya," katanya.

3. Sistem Penunjang
Pemeriksaan juga mencakup alat kelengkapan darurat seperti kotak P3K, dongkrak, segitiga pengaman, alat pemukul kaca, hingga APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
"Perlengkapan yang tersedia di dalam kendaraan ini menjadi syarat kelengkapan yang harus dipenuhi oleh setiap bus," jelasnya.

Target 40 Bus Per Hari

Kegiatan ramp check ini dijadwalkan berlangsung sepanjang masa angkutan Lebaran, yakni mulai 13 Maret hingga 31 Maret 2026. Setiap harinya, petugas menargetkan minimal 40 unit bus untuk diperiksa secara mendalam.

Setiap armada membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk melewati proses pemeriksaan ini. Jika ditemukan kerusakan pada sistem utama, bus dilarang beroperasi hingga perbaikan rampung dan dinyatakan layak jalan kembali oleh petugas.

Dengan pengawasan ketat ini, pihak pengelola terminal berharap seluruh armada bus dalam kondisi prima sehingga perjalanan pemudik menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan nyaman. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya