Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG mudik Lebaran 2026, Satlantas Polresta Sidoarjo bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan, menggelar aksi jemput bola di sejumlah garasi perusahaan otobus. Petugas gabungan itu melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) dan cek kesehatan pengemudi.
"Kami tidak hanya melakukan pengecekan di terminal, tetapi juga menyisir garasi-garasi bus untuk memastikan kesiapan armada sejak dari kandangnya," kata Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugerah Putra, Kamis (12/3).
Langkah proaktif ini dilakukan sejak tiga hari terakhir, dengan mendatangi satu per satu garasi bus antarprovinsi. Setiap armada yang akan keluar garasi wajib menjalani pemeriksaan ketat, mulai dari kondisi ban, sistem pengereman, fungsi lampu, hingga ketersediaan peralatan darurat.
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan, seluruh armada yang digunakan angkutan Lebaran, dalam kondisi prima dan layak jalan. Sehingga armada yang dioperasikan, akan memberi kenyamanan dan keselamatan konsumen pengguna angkutan bus.
Selain kelaikan fisik kendaraan, kesehatan para sopir juga menjadi sorotan utama. Seluruh pengemudi yang akan bertugas wajib mengikuti serangkaian tes kesehatan.
Tes yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), tes kadar gula darah, hingga tes urine. Petugas memastikan mereka bebas dari pengaruh narkoba atau zat berbahaya lainnya.
Inovasi baru juga diterapkan pada angkutan Lebaran tahun ini. Pihak kepolisian dan Dishub bekerja sama dengan pengelola PO untuk memasang alat speed tracker pada masing-masing armada. Alat ini berfungsi memantau kecepatan bus selama perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat pengemudi yang ugal-ugalan. (HS/E-4)
Pemeriksaan dilakukan di PO Cahaya Bakti Utama (CBU) Terminal Sumber, PO Bhineka Sangkuriang di kawasan Ciperna, serta PO Sahabat di Kecamatan Weru.
Untuk posko angkutan lebaran, instruksi dari BPTD Kelas I Jabar, posko dilakukan di simpang exit Tol Cijago, untuk memantau dan membantu pihak kepolisian dalam menangani kemacetan.
Bahkan pada saat pengecekan, petugas mendapati bus yang menggunakan ban vulkanisir dan tidak dilengkapi dokumen kendaraan lengkap.
DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memeriksa 85 unit armada bus di Rest Area KM 45A Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, pada 20-21 Desember 2025.
Untuk moda transportasi darat, ramp check akan dilaksanakan secara nasional mulai 7 November 2025 hingga 2 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved