Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Longsor Sampah TPST Bantargebang Tutup Aliran Kali Asem sepanjang 40 Meter

Mohamad Farhan Zhuhri
09/3/2026 11:59
Longsor Sampah TPST Bantargebang Tutup Aliran Kali Asem sepanjang 40 Meter
Longsor Sampah TPST Bantargebang Tutup Aliran Sungai Ciketing.(Dok. KLH)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka mendalam atas insiden longsornya gunung sampah di Zona 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang menewaskan empat orang petugas pada Minggu (8/3) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pramono menjelaskan, longsor yang terjadi di Zona 4A tersebut diduga kuat dipicu oleh hujan ekstrem dengan durasi panjang yang mengguyur kawasan Bekasi dan sekitarnya. Kondisi tersebut menyebabkan tumpukan sampah mengalami pergeseran atau sliding.

“Peristiwa tersebut dipicu hujan yang sangat deras dan berlangsung lama. Tumpukan sampah yang sudah tinggi akhirnya mengalami sliding atau longsor sehingga menutup jalan operasional dan Kali Asem,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3).

Dampak Longsor: Sungai Ciketing Tertutup

Akibat pergeseran material sampah dari TPST Bantargebang, aliran Sungai Ciketing sepanjang sekitar 40 meter tertutup total. Hal ini menjadi prioritas penanganan agar tidak menimbulkan luapan air atau masalah lingkungan baru di area sekitar TPST Bantargebang.

Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung menerjunkan operasi tanggap darurat melalui Dinas Lingkungan Hidup. Langkah cepat diambil untuk menstabilkan area agar layanan pengelolaan sampah dari Jakarta dapat segera dipulihkan.

Operasi Gabungan Tanggap Darurat

Operasi penanganan di lokasi melibatkan tim gabungan lintas instansi untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan. Tim yang terlibat di antaranya, Basarnas, Polda Metro Jaya dan TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), dan Aparat wilayah setempat.

Hingga saat ini, petugas masih berada di lapangan untuk melakukan mitigasi lanjutan guna mencegah terjadinya longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Jabodetabek diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya