Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
INFRASTRUKTUR jalan nasional yang menghubungkan Kota Depok, Jawa Barat, dengan Jakarta saat ini dalam kondisi rusak parah. Pantauan di lapangan pada Selasa (27/1) siang menunjukkan lubang dengan berbagai ukuran dan kedalaman menghiasi sejumlah titik krusial, sehingga mengancam keselamatan para pengendara.
Kerusakan paling mencolok terlihat di Jalan Raya Bogor, baik dari arah Cibinong (Kabupaten Bogor) menuju Pasar Tugu, Kota Depok, maupun arah sebaliknya. Tak hanya jalan nasional, kerusakan serupa juga ditemukan pada jalan provinsi dan jalan kota di 11 kecamatan di wilayah Depok.
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
"Kita terpaksa memperlambat kecepatan saat melewati jalan berlubang. Jika kendaraan berkecepatan tinggi akan menghantam lubang hingga mengakibatkan kerusakan suspensi, ban pecah, bahkan kecelakaan fatal," ungkap Refly, salah seorang pengendara mobil, Selasa (27/1).
Refly, yang merupakan warga Perumahan Raffles Hills, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, menceritakan pengalamannya saat melintasi Jalan Raya Bogor yang lokasinya tak jauh dari Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok.
"Saya harus lepas gas lebih awal dan perlahan tekan rem sebelum kendaraan mencapai lubang. Kalau dipaksakan, akan menghantam lubang hingga mengakibatkan suspensi tertekan ke bawah dan membuat kerusakan lebih parah," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fenomena jalan berlubang ini merupakan ancaman nyata bagi keselamatan publik, terutama bagi pengendara motor dan kendaraan logistik. Refly mendesak pemerintah pusat, provinsi, maupun kota untuk segera mengambil langkah konkret.
"Jalan berlubang, bergelombang, dan rusak parah di Jalan Raya Bogor Kota Depok memicu kecelakaan dan menyulitkan akses ke fasilitas kesehatan serta sekolah. Banyak warga inisiatif menandai jalan rusak karena banyaknya kecelakaan yang terjadi," paparnya.
Beban Berlebih Jadi Pemicu
Menanggapi keluhan masyarakat yang semakin meluas, Kepala Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Bahtiar Ardiansyah, memberikan penjelasan teknis. Menurutnya, faktor cuaca menjadi musuh utama bagi ketahanan aspal.
"Penyebab utama dan faktor yang mempengaruhi kerusakan jalan adalah karena curah hujan yang tinggi. Musuh utama aspal kan air. Genangan air hujan yang terus menerus meresap ke dalam lapisan jalan, melemahkan ikatan aspal, dan menyebabkan lubang," jelas Bahtiar.
Selain faktor alam, beban kendaraan yang melebihi kapasitas (overload) turut mempercepat degradasi struktur jalan. Kehadiran truk dan bus dengan tonase besar membuat aspal tidak mampu bertahan lama.
"Intensitas hujan tinggi seringkali memicu kerusakan jalan secara masif, pengendara dihimbau untuk lebih waspada, terutama saat hujan atau malam," tutupnya. (KG/P-2)
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
HRR didakwa melanggar Pasal 45-B juncto Pasal 29 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, serta Pasal 448 dan Pasal 449 KUHP terbaru.
Sungai Ciliwung memiliki peran vital karena merupakan sumber air baku utama bagi PDAM Tirta Asasta.
MTs setara SMP di Kawasan Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, heboh. Seorang guru tertangkap tangan menawarkan jasa seksual kepada sesama jenis.
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Hujan deras menyebabkan empat tanggul kali di Depok jebol dan memicu banjir. Ribuan kepala keluarga terdampak, penanganan darurat masih berlangsung.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari sisi timur ruas Jalan Raya Bogor, khususnya setelah simpang Pasar Rebo, mulai pekan ini.
MASYARAKAT diminta menghindari sisi timur ruas Jalan Raya Bogor khususnya setelah simpang Pasar Rebo mulai 18 Januari karena akan dilakukan rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan banjir yang terjadi Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur pagi tadi bukan disebabkan jebolnya tanggul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved