Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KCIC menyampaikan hujan lebat di wilayah Jakarta menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan DI Panjaitan yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Kereta Cepat Halim. Kondisi tersebut menimbulkan kepadatan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan keterlambatan penumpang tiba di Stasiun Halim.
General Manager KCIC Eva Chairunisa mengimbau calon penumpang Whoosh untuk mengatur waktu perjalanan menuju Stasiun Halim dengan lebih awal serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari keterlambatan akibat genangan air di akses di Jalan DI Panjaitan.
"Penumpang dapat memanfaatkan akses exit tol Halim dan moda transportasi LRT menuju Stasiun Halim sebagai pilihan akses yang lebih stabil dan tidak terdampak kondisi genangan air di jalan raya," ujar Eva.
Di area stasiun, KCIC telah menyiagakan petugas tambahan untuk membantu kelancaran pergerakan penumpang, termasuk memberikan panduan jalur aman, membantu penumpang di area luar stasiun, serta memastikan keselamatan penumpang di tengah kondisi hujan dan permukaan yang licin.
Adapun bagi penumpang yang terlambat, selama masih dalam batas waktu 15 menit setelah jadwal keberangkatannya, maka proses reschedule tetap dapat dilakukan di loket Stasiun.
Adapun untuk operasional dan prasarana Whoosh masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami keterlambatan. Jika terjadi hujan yang cukup tinggi di jalur, maka Whoosh akan melakukan pembatasan kecepatan demi alasan keselamatan.
“KCIC terus memantau kondisi cuaca dan akses menuju stasiun secara berkala serta akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.“ tutup Eva
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui WhatsApp chat dan call ke 0811-8888-111, email [email protected], serta DM Instagram @keretacepat_id. (E-4)
BANJIR yang berulang hampir setiap tahun itu kembali memicu sorotan berbagai pihak, salah satunya terkait minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.
Banjir setinggi 40 hingga 70 sentimeter merendam Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Kamis (22/1/2026) sore, mengakibatkan kemacetan parah sepanjang 9 kilometer.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Pengamat tata kota Yayat Supriyanta menilai banjir Jakarta tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga menunjukkan melemahnya sistem pengendalian banjir.
BANJIR yang berulang hampir setiap tahun itu kembali memicu sorotan berbagai pihak, salah satunya terkait minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah ibu kota pada Minggu (8/3) dipicu curah hujan ekstrem.
Temukan jawaban ilmiah mengapa Kemang dan Mampang Prapatan menjadi langganan banjir. Analisis topografi, sejarah, hingga progres normalisasi 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved