Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama aparatur Kelurahan Srengseng mengevakuasi seratusan pelajar lantaran lingkungan SDN 05 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/1), terendam banjir.
"Evakuasi diperlukan karena lingkungan sekolah dan akses jalannya terendam banjir," ujar Komandan Peleton Tim Reaksi Cepat (Danton TRC) BPBD Koordinator wilayah Jakarta Barat, Maulana, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Maulana mengatakan, evakuasi dilakukan dengan dua perahu berkapasitas lima orang. Siswa dievakuasi menuju dataran yang tidak tergenang banjir sejauh sekitar 100 meter dari sekolah.
"Tim BPBD dibantu petugas lainnya mengevakuasi sekira 150 siswa SDN 05 Srengseng, menuju lokasi yang tidak tergenang. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan baik dan lancar," ujarnya.
Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak pagi hari, pukul 07.00 WIB. Ini menyebabkan saluran air meluap hingga menggenangi Jalan Raya Srengseng.
Sudin SDA Jakarta Barat bersama petugas Kelurahan Srengseng pun melakukan penyedotan menggunakan pompa portabel.
Banjir juga menggenangi sejumlah titik ruas jalan di Srengseng, yakni Jalan Pemancingan Ujung RT 06/05, Jalan H Simun RT 01/RW 05, Jalan Anggrek RT 03/08 dan Jalan Karya Sakti RT 03/03, Jalan Siantan RW 08 serta Jalan Joglo Raya RW 03. (Ant/I-2)
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Pengamat tata kota Yayat Supriyanta menilai banjir Jakarta tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga menunjukkan melemahnya sistem pengendalian banjir.
BANJIR yang berulang hampir setiap tahun itu kembali memicu sorotan berbagai pihak, salah satunya terkait minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah ibu kota pada Minggu (8/3) dipicu curah hujan ekstrem.
Temukan jawaban ilmiah mengapa Kemang dan Mampang Prapatan menjadi langganan banjir. Analisis topografi, sejarah, hingga progres normalisasi 2026.
SUKU Dinas Bina Marga Jakarta Barat menyampaikan bahwa banjir yang menggenangi jalan layang (flyover) Pesing, Jalan Daan Mogot, Kamis (22/1), diakibatkan oleh sumbatan pipa pembuangan.
BANJIR yang merendam ruas Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, hingga Kamis (22/1) malam menyebabkan kemacetan panjang kendaraan yang melintas kawasan tersebut.
Sebanyak sembilan Rukun Tetangga (RT) di Kecamatan Kalideres dan Cengkareng masih terendam banjir hingga Senin (12/1) malam pukul 23.00 WIB.
Penyebab banjir dengan ketinggian air 30 sampai dengan 100 cm tersebut adalah curah hujan yang tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved