Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Curah Hujan Tinggi & Drainase Mandek, Gibran Soroti Akar Banjir di Bekasi

 Gana Buana
19/1/2026 21:27
Curah Hujan Tinggi & Drainase Mandek, Gibran Soroti Akar Banjir di Bekasi
Wapres Gibran Rakabuming Raka tinjau banjir di Bekasi.(Instagram)

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1). Kunjungan itu sekaligus menjadi sinyal penekanan: penanganan banjir tidak cukup dikelola dari balik meja, tetapi harus hadir di titik-titik warga terdampak.

Setibanya di lokasi, Gibran meminta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran terkait untuk turun ke lapangan dan memastikan korban banjir tidak dibiarkan menghadapi situasi darurat sendirian.

“Pimpinan-pimpinan yang di sini harus turun ke lokasi semua,” ujar Gibran kepada warga.

Gibran menegaskan pendampingan harus berjalan menyeluruh, dari fase tanggap darurat hingga langkah perbaikan jangka panjang. Menurutnya, kebutuhan dasar, mulai dari pangan, air bersih, hingga layanan kesehatan, harus dipastikan tersedia, bersamaan dengan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Salah satu sorotan yang disampaikan ialah kebutuhan penanganan di hulu persoalan, termasuk pengelolaan sungai. Ia menyebut perlunya normalisasi dan koordinasi lintas pihak untuk eksekusi kebijakan.

“Terkait sungai tadi, ke depan perlu ada normalisasi. Ini tentu akan kita koordinasikan,” katanya.

Dalam arahannya, Wapres juga menekankan perhatian khusus bagi kelompok rentan: lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Ia meminta kebutuhan harian mereka diprioritaskan dan layanan kesehatan aktif sepanjang hari.

“Kelompok rentan ini harus diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari terpenuhi, layanan kesehatan tersedia 24 jam… air bersih, makanan, hingga pakaian bersih untuk anak-anak segera kita penuhi,” ucapnya.

Keterangan Sekretariat Wakil Presiden menyebut, kunjungan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir cepat untuk melindungi keselamatan masyarakat, terlebih ketika cuaca masih berpotensi hujan.

Adapun banjir di wilayah tersebut dipicu curah hujan tinggi sejak Minggu (18/1) malam, diperparah drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga air meluap. Ketinggian genangan dilaporkan rata-rata sekitar 50 sentimeter. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya