Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengangkut 137 ton sampah dari kawasan pesisir Tanggul Laut Muara Baru, Jakarta Utara. Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, pengangkutan sampah dilakukan bertahap dengan peningkatan intensitas setiap hari.
Pada hari pertama, petugas mengangkut 35 ton sampah. Jumlah itu bertambah 25 ton pada hari kedua, dan melonjak signifikan menjadi 77 ton pada hari ketiga, Minggu (18/1).
“Pada hari ketiga, kami memperkuat penanganan dengan mengerahkan 100 petugas kebersihan, 12 unit ponton, tujuh truk sampah tipe kecil, enam truk tipe besar, dua unit excavator, serta dua perahu karet,” kata Asep melalui keterangannya, Senin (19/1).
Selain armada dan personel, DLH juga menurunkan berbagai peralatan pendukung, mulai dari alat pelindung diri (APD), serokan sampah, cangkrang, hingga kontainer sampah. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pengumpulan dan pemuatan sampah dari area pesisir ke armada angkut.
Asep menjelaskan, DLH menerapkan metode khusus berupa pemasangan sekatan dari material High-Density Polyethylene (HDPE) dan bambu. Sekatan tersebut berfungsi menahan pergerakan sampah agar tidak menyebar ke perairan yang lebih luas, sekaligus mempermudah proses pengangkutan.
“Ke depan, sekatan akan kami perkuat secara lebih permanen di seluruh zona. Kami juga menyiapkan armada cadangan, terutama saat intensitas hujan meningkat,” ujarnya.
Ia menargetkan sterilisasi kawasan Muara Baru dapat diselesaikan dalam lima hari. Total sampah yang diangkut diperkirakan akan melebihi 200 ton sejak hari pertama penanganan.
Asep pun mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke badan air dan kawasan pesisir. Menurutnya, sampah laut tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga memperberat upaya penanganan serta berpotensi menimbulkan dampak lanjutan.
“Menjaga kebersihan perairan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberlanjutan lingkungan pesisir Jakarta,” tukasnya.(M-2)
Kementerian PKP melalui Ditjen Kawasan Permukiman menyiapkan program perbaikan hunian pesisir lewat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Kawasan pesisir Kabupaten Batang dan Kota Semarang bakal segera ditata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved