Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan klarifikasi terkait isu anggaran jumbo sebesar Rp100 miliar yang dialokasikan untuk pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said. Pramono menegaskan bahwa angka tersebut bukan merupakan biaya operasional peruntuhan beton semata, melainkan paket lengkap penataan kawasan.
Pernyataan ini muncul menyusul kritik dari sejumlah pengamat dan anggota DPRD DKI Jakarta yang menilai biaya pembongkaran tiang tersebut terlalu fantastis. Pramono menjelaskan bahwa proses fisik pembongkaran tiang sebenarnya hanya memakan sebagian kecil dari total anggaran yang disiapkan dalam APBD 2026.
Menurut Pramono, anggaran Rp100 miliar tersebut mencakup revitalisasi total infrastruktur di sepanjang koridor Rasuna Said sisi timur. Hal ini meliputi perbaikan badan jalan, pembangunan trotoar ramah disabilitas, pembaruan sistem pencahayaan jalan (PJU), hingga penataan saluran air yang selama ini terhambat oleh fondasi tiang mangkrak.
"Jangan disalahartikan seolah-olah satu tiang biayanya miliaran. Anggaran itu untuk penataan kawasan secara menyeluruh agar Rasuna Said kembali cantik dan fungsional. Kalau hanya bongkar tiangnya saja, hitung-hitungannya jauh di bawah itu," ujar Pramono di Jakarta, Senin (12/1).
Selain soal anggaran, Pemprov DKI Jakarta juga telah mematangkan strategi eksekusi yang akan dimulai pada Rabu, 14 Januari 2026. Dinas Bina Marga dipastikan akan bekerja pada waktu jendela (window time) malam hari untuk meminimalisir gangguan lalu lintas.
Pramono menjamin tidak akan ada penutupan jalan protokol selama proses berlangsung. Alat berat akan ditempatkan di lajur lambat, sementara lajur cepat tetap dibuka untuk kendaraan. Skema ini diambil berdasarkan kajian teknis agar mobilitas pekerja di kawasan perkantoran Kuningan tidak lumpuh.
Pihak kepolisian dari Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di titik-titik krusial. Pembongkaran ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kemacetan di kawasan tersebut hingga 18 persen setelah seluruh material beton dibersihkan. (H-4)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
TIANG-tiang beton maupun besi bekas proyek Monorel Jakarta yang mangkrak masih berdiri sejak 21 Tahun silam. Tiang monorel tersebut berdiri kaki di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Warga juga diharapkan untuk tetap memantau kanal informasi resmi dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai angin kencang terjadi.
Puluhan tiang beton yang terlanjur berdiri akhirnya mangkrak selama belasan tahun, berubah menjadi besi tua.
Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (14/1).
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved