Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Padamkan Kebakaran Maut di Penjaringan, Petugas Berjibaku 10 Jam

Golda Eksa
19/12/2025 11:33
Padamkan Kebakaran Maut di Penjaringan, Petugas Berjibaku 10 Jam
Ilustrasi .(Antara)

PETUGAS Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu membutuhkan waktu hampir 10 jam untuk menjinakkan api yang menghanguskan rumah tinggal dan tempat usaha aksesoris di Jalan Lopis Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Kamis (18/12) malam.

Luasnya area yang terbakar serta material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung hingga Jumat pagi. Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa operasi pemadaman dilakukan secara maraton.

“Kami mulai aksi pemadaman pukul 20.20 WIB dan pemadaman baru selesai dilakukan pada Jumat pagi pukul 08.08 WIB,” kata Gatot di Jakarta, Jumat (19/12).

Dalam upaya memutus perambatan api di lokasi seluas 1.680 meter persegi tersebut, sebanyak 22 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan. Gatot menyebut ratusan personel diterjunkan untuk menguasai keadaan di lapangan. “Total ada 110 personel yang dikerahkan dengan 22 unit kendaraan damkar berjibaku memadamkan api,” tuturnya.

Berdasarkan kronologi petugas, laporan kebakaran diterima pada Kamis pukul 20.13 WIB. Personel tiba di lokasi enam menit kemudian dan langsung melakukan upaya pelokalisasian api. Meski api berhasil dikendalikan dan masuk tahap pendinginan pada pukul 22.05 WIB, proses tersebut memakan waktu panjang guna memastikan tidak ada sisa bara yang memicu api kembali. “Pendinginan lokasi dilakukan dari pukul 22.05 WIB hingga Jumat pagi baru pemadaman berakhir,” jelas Gatot.

Nahas, musibah ini merenggut nyawa lima orang penghuni bangunan. Para korban terdiri dari empat perempuan, yakni Bunhui, 56, Natilia, 24, Gisel, 7, dan seorang pengasuh anak (baby sitter), serta seorang pria bernama Tiong W Moi, 70.

Gatot menambahkan, kebakaran tersebut berdampak pada tiga kepala keluarga. “Ada tiga kepala keluarga terdampak dengan tujuh jiwa di lokasi ini dan lima orang meninggal dunia,” pungkasnya. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik