Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melakukan penanganan intensif terhadap jaringan kabel semrawut di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Langkah ini difokuskan di sepanjang Jalan Soepomo hingga Jalan Saharjo sebagai bagian dari upaya penataan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) dan menjaga estetika ruang publik.
Camat Tebet, Putut Puji Linangkung, mengonfirmasi bahwa penertiban telah dilakukan oleh petugas di lapangan. Pembenahan melibatkan personel dinas hingga tingkat kecamatan guna memastikan kabel-kabel yang menjuntai kembali rapi.
“Kemarin di sini sudah diikat sama Bina Marga dan ada juga dari dinas sampai level kecamatan,” ujar Putut kepada awak media di Jakarta, Rabu (17/12).
Putut menjelaskan, utilitas di lokasi tersebut sebenarnya sempat dirapikan sebelumnya. Namun, munculnya pemasangan jaringan baru oleh pihak lain membuat kondisi kabel kembali berantakan dan mengganggu pemandangan serta keamanan warga. Kini, Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga tingkat kecamatan telah melakukan perapian ulang.
Selain masalah kabel, otoritas setempat juga mendeteksi adanya tujuh tiang listrik dalam posisi miring di sepanjang jalur tersebut. Putut menyatakan masalah ini telah dilaporkan dan memerlukan peralatan khusus untuk penanganan lebih lanjut.
“Dari Bina Marga yang akan mengkoordinasikan ke pihak-pihak itu. Harus dengan alat yang memang seperti derek atau apa pun yang bisa menegakkan kembali,” imbuhnya.
Koordinasi Penugasan SJUT
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, menjelaskan bahwa penataan SJUT di wilayahnya, termasuk trotoar yang baru selesai dikerjakan, berada dalam tanggung jawab PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Hal ini sesuai dengan penugasan dari Dinas Bina Marga DKI bidang Pasukan Unit Sarana Utilitas Kota (PSUK).
“Terkait kabel di sepanjang Jalan Dr Saharjo dan Soepomo itu penanganan langsung Dari Dinas Bina Marga bidang PSUK. Karena itu terkait dengan penugasan kepada PT Jakpro untuk SJUT-nya,” kata Rifki.
Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan kabel semrawut dan tiang miring yang dianggap mengancam keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.
Merespons hal itu, anak usaha PT Jakpro, PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), menargetkan pembangunan SJUT sepanjang 84,5 kilometer di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan dapat rampung pada 2025. Langkah ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk memindahkan kabel udara ke dalam jaringan bawah tanah. (Ant/P-2)
Waspada cuaca panas ekstrem di Jakarta! Dinkes DKI ingatkan risiko heatstroke dan dehidrasi. Simak kelompok paling rentan serta tips menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi hari ini.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keikusertaan warga dalam mengatasi permasalahan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved