Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gerbang Tol Tarumajaya Dibuka, Logistik Kawasan Industri Makin Cepat

 Gana Buana
17/12/2025 13:41
Gerbang Tol Tarumajaya Dibuka, Logistik Kawasan Industri Makin Cepat
Foto udara sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) seksi 4 ruas Tarumajaya-Cilincing di Jakarta.(Antara)

GERBANG  utama Marunda City dekat Tol Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, resmi dibuka belum lama ini. Pembukaan gerbang baru ini sekaligus mempermudah perjalanan logistik di Kawasan Industri Marunda Center.

Direktur Utama PT Multikarya Hasilprima sekaligus Presiden Direktur Marunda Center, Iwan Yuswanto Djunaedi, mengatakan pembukaan gerbang baru ini membantu efisiensi akses dan kelancaran logistik.  Akses langsung ke Tol Tarumajaya diyakini akan mempercepat mobilitas distribusi barang keluar-masuk kawasan. 

“Gerbang ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol transformasi Marunda Center menuju Marunda City,” ujar Iwan belum lama ini.

Iwan menjelaskan, Marunda Center kini memasuki fase pengembangan baru dengan konsep Marunda City, yakni kota industri terintegrasi yang menggabungkan kawasan industri, pelabuhan, pusat logistik, komersial, dan hunian. Ke depan, fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, serta ruang publik akan melengkapi ekosistem kawasan

“Marunda City kami rancang sebagai katalis investasi lokal dan internasional, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru yang harmonis dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerbang Marunda City terhubung langsung dengan ruas Tol Cibitung-Cilincing yang merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2, yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada September 2022. Konektivitas ini memperkuat posisi Marunda City sebagai simpul logistik strategis Jabodetabek

Selain itu, kata dia, pembangunan pelabuhan fase kedua tengah berjalan guna meningkatkan kapasitas bongkar muat dan mendukung sektor logistik serta hilirisasi CPO yang menjadi fokus pengembangan kawasan.

Saat ini Marunda Center menawarkan berbagai produk properti industri, mulai dari Standard Factory Building (SFB), Boutique Office, gudang sewa dengan total NLA ±20 hektare, hingga kavling industri siap bangun. Harga SFB ditawarkan mulaiRp4,9 miliar (belum termasuk PPN) dengan luas 288 m², sementara Boutique Office mulai Rp2,4 miliar.

Iwan menegaskan keberadaan Marunda Center juga memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan pajak dan BPHTB, penyerapan ratusan tenaga kerja konstruksi, hingga pertumbuhan UMKM di sekitar kawasan.

“Efek berganda dari pertumbuhan tenant sudah terlihat. Industri berkembang, lapangan kerja bertambah, dan UMKM lokal ikut tumbuh,” jelasnya.

Fasilitas Lengkap dan Berkelanjutan

Dikembangkan di atas lahan hingga 600 hektare, Marunda City telah dilengkapi utilitas dasar seperti listrik, air bersih, internet fiber optic, pengolahan limbah terpadu, layanan pemadam kebakaran, ambulans, serta sistem keamanan 24 jam. Pengelolaan kawasan dilakukan sesuai standar pemerintah dengan pengawasan lingkungan rutin.
 
Menghadapi era industri 4.0, Marunda Center juga menyiapkan infrastruktur IoT dan backbone internet sebagai fondasi pengembangan kota industri modern dalam 5-10 tahun ke depan.

GM Marketing Marunda City, Ehlis, menyampaikan bahwa kawasan dengan total area pengembangan sekitar 600 hektare ini menawarkan peluang investasi terbaik sejak tahap awal pengembangan kota mandiri industri.
 
“Marunda City kami posisikan sebagai City of Opportunities, perpaduan unggul antara kawasan industri, komersial, dan residensial yang inovatif,” ujarnya.
 
Dengan dibukanya gerbang utama dan peluncuran logo baru, Marunda City menegaskan visinya sebagai kawasan industri terpadu, modern, dan berdaya saing global, sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi Bekasi Utara dan nasional. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik