Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bogor melalui Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang dipimpin Yantie Rachim yang juga isteri dari Wali Kota Bogor, terus menggenjot peningkatan deteksi dini kanker leher rahim (kanker serviks).
Salah satu upayanya dengan penyelenggaraan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Screening Kanker Serviks, melalui Pemeriksaan HPV-DNA.
Pelaksanaan kegiatan screening kanker serviks tingkat kota itu, dilaksanakan di Kantor Kecamatan Tanah Sareal, Jalan Kebon Pedes, Senin (8/12).
Pada hari itu, sebanyak 250 perempuan dari wilayah Kecamatan Tanah Sareal mengikuti pemeriksaan.
Program ini merupakan implementasi dari program nasional Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.
Dalam pelaksanaanya didukung tenaga pemeriksa dari Tirta Medical Center (TMC), serta kolaborasi bersama YKI Kota Bogor dan Masyarakat Kota Bogor Bersatu (MKKB).
Seperti dijelaskan Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Bogor, Ria Aprianti, program ini menjadi langkah strategis untuk menekan angka kasus kanker serviks yang terus meningkat setiap tahun.
Melalui pemeriksaan gratis ini, Kota Bogor menargetkan 2.500 orang/ peserta pemeriksaan HPV-DNA yang akan diselesaikan pada periode 8–15 Desember 2025. Program ini akan dilakukan di enam kecamatan yang ada di Kota Bogor, secara bergiliran.
“Pemeriksaan HPV DNA ini sangat penting ya, karena kasus kanker tiap tahun selalu meningkat. Kalau ketahuannya itu ketika sudah menjadi stadium lanjut itu akan sangat sulit, ataupun bisa diatasi tapi biayanya sangat tinggi. Makanya, lebih baik kita lakukan screening supaya lebih awal ketahuannya dan bisa diatasi dengan cepat dan murah,“ jelas Ria.
Menurutnya peran YKI Kota Bogor, di bawah kepemimpinan Yantie Rachim sangat krusial dalam menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi. Hal itu mengingat edukasi dan keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan program deteksi dini ini.
Sementara itu, Koordinator acara, Firy, menjelaskan bahwa penderita kanker serviks dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
Karena itu, peserta yang hadir pun adalah perempuan dengan rentang usia 20-69 tahun dan telah mengalami hubungan seksual secara aktif.
“Melalui hubungan seksual itu bisa mendapatkan virus HPV yang lama-lama akan mengisi dinding vagina dan berubah sifat menjadi kanker. Makanya sedini mungkin kita temukan adanya virus HPV untuk bisa ditindaklanjuti,” ungkap Firy.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Tanah Sareal, Jubaedah, mengajak warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini, mengingat biaya pemeriksaan HPV-DNA secara mandiri bisa mencapai sekitar Rp 600 ribu.
“Pemeriksaan kanker serviks ini sangat penting sekali ya, karena daripada mengobati, lebih baik kita menjaga. Makanya saya mengajak warga untuk ikut memeriksakan kesehatannya hari ini karena gratis dari pemerintah dan support YKI,” ujar Jubaedah.
Para peserta pemeriksaan pun menyampaikan pengalaman positifnya. Esti Kartina ,33, mengaku senang mendapatkan kesempatan menjalani pemeriksaan kanker serviks untuk pertama kalinya.
“Deg-degan, tapi senang. Kalau tidak disediakan dari kecamatan, pasti harus ke dokter dan biayanya mahal. Semoga hasilnya baik-baik saja,” tuturnya.
Nurila, 63, juga mengatakan bahwa proses pemeriksaan berlangsung nyaman dan tidak menimbulkan rasa sakit.
“Alhamdulillah, prosesnya lancar dan ini pertama kali saya ikut pemeriksaan kanker serviks,” pungkasnya. (H-2)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mulai memberikan vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada anak laki-laki usia 11 tahun pada 2027.
Integrasi PET dan CT menghasilkan citra fusi komprehensif yang secara bersamaan mampu menampilkan fungsi sebagai hasil dari teknologi PET dan struktur sebagai hasil dari teknologi CT.
Siloam Hospitals TB Simatupang meningkatkan layanan deteksi dini dan penanganan kanker, khususnya pada sistem pencernaan, sebagai bagian dari penguatan layanan medis yang terintegrasi.
Kenali Biograph Vision Quadra, teknologi PET/CT scan revolusioner untuk deteksi kanker akurat, radiasi rendah, dan proses cepat hanya 4 menit.
Studi terbaru mengungkap lonjakan kematian akibat kanker usus besar pada dewasa muda. Jangan abaikan nyeri perut dan perubahan pola BAB. Simak selengkapnya.
Kematian James Van Der Beek di usia 48 tahun menyoroti tren kenaikan kanker usus pada orang dewasa muda. Simak gejala "bendera merah" yang harus diwaspadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved