Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta seluruh peserta Reuni 212 untuk menjaga Jakarta tetap aman dan nyaman. Menurutnya, acara itu akan tetap menjadi sebuah kesempatan silaturahmi bagi para pesertanya.
“Untuk itu kami mohon siapapun yang datang di acara nanti malam, mari kita jaga bersama Jakarta, karena Jakarta sekarang sudah aman, nyaman," kata Pramono, di Jakarta Pusat, Selasa (2/12).
Iayakin acara di Monas, Jakarta Pusat nanti berjalan lancar. Pasalnya, Pemprov DKI telah memebrikan izin untuk mendukung kelancaran acara tersebut.
"Jadi kami meyakini ketika saya menerima teman-teman Panitia Reuni 212, mereka akan menyelenggarakan kegiatan dengan sebaik-baiknya," ujar Pramono.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan pengalihan arus lalu lintas pada Selasa (2/12/2025) pukul 17.00 WIB karena adanya Reuni 212.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kegiatan Reuni 212 akan dimulai pukul 18.00 WIB di Monas, Jakarta Pusat.
"Dalam rangka rangkaian kegiatan Reuni 212 akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas pada pukul 17.00 sampai dengan selesai (bersifat situasional)," kata Syafrin dalam keterangannya.
Adapun pengalihan arus akan dilakukan di ruas jalan berikut.
Pramono Anung menyebut, Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan program beasiswa luar negeri untuk peserta didik Jakarta menyerupai skema Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta PT Transjakarta memberi sanksi tegas kepada operator bus BMP & MYS terkait kecelakaan di Swadarma akibat human error.
Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan TransJakarta di Swadarma. Gubernur Pramono Anung sebut faktor human error dan jam kerja sopir.
Setelah itu, mereka kemudian mengkhatamkan Al Quran, karena aksi 212 yang mereka lakukan pada 2 Desember 2016 merupakan aksi membela Al Quran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved