Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sandiaga Uno Buka Lapangan Kerja dengan Komoditas Lokal di Bogor

Naufal Zuhdi
20/11/2025 21:22
Sandiaga Uno Buka Lapangan Kerja dengan Komoditas Lokal di Bogor
Pelatihan ibu-ibu di Bogor, Jawa Barat.(Dok YIS)

SEBANYAK 50 peserta dari berbagai kalangan masyarakat mengikuti Workshop Pembuatan Olahan Edamame di Lembah Batu, Gunung Bunder, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang digelar Yayasan Indonesia Setara (YIS) ini berkolaborasi dengan Gebrakan Anak Negri (GAN) ini bertujuan membuka lapangan kerja baru dengan memanfaatkan komoditas lokal.

Peserta workshop berasal dari ibu-ibu PKK Desa Pamijahan, Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Bogor Barat, Bumdes Sinar Berkah Dramaga, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Bogor Barat.

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan yayasan yang ia dirikan dibangun untuk memberikan kesempatan yang setara bagi semua orang, baik dalam hal pekerjaan, kontribusi, maupun pendidikan. Fokus utama YIS, lanjut dia, adalah pemberdayaan anak muda, kelompok difabel, dan perempuan.

"Melalui program ini, YIS berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberdayakan perempuan, tetapi juga mengangkat potensi daerah melalui pemanfaatan komoditas lokal," kata Sandiaga Uno pada Kamis (20/11).

Dia menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki hasil panen edamame yang melimpah. Ia menilai, komoditas ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti camilan zunda mochi dan minuman kesehatan edavibe.

Sandiaga Uno juga menekankan filosofi yang diusung YIS dalam membangun usaha. Bagi YIS, sambung dia, berusaha bukanlah semata-mata kompetisi, melainkan tentang kolaborasi dan silaturahmi.

"Kami percaya prinsipnya adalah saling mendoakan, saling menguatkan, dan tumbuh bersama," ujarnya.

Selain pelatihan pembuatan produk, para peserta juga akan dibekali dengan pelatihan pemasaran digital mulai dari nol. 

Metode yang diajarkan dirancang sederhana dan praktis, sekaligus melatih keberanian peserta untuk mempromosikan produk mereka secara langsung.

Pendapat senada disampaikan Ketua Umum GAN, Evie Sofia. Ia menilai kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, agar mandiri secara ekonomi dan memiliki kesetaraan dalam berperan aktif di masyarakat.

"Kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan komoditas lokal yang selama ini mungkin belum tergarap secara optimal," sebut Evie.

Dia berharap, melalui workshop ini dapat muncul lebih banyak perempuan yang kreatif dan produktif, yang mampu mengembangkan potensi daerahnya. 

"Ketika perempuan diberdayakan secara ekonomi, dampaknya akan terasa bagi kemajuan keluarga dan komunitas di sekitarnya," pungkas Evie. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik