Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan acara graduation program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) 2025, Selasa (28/10). Hal itu sebagai bentuk apresiasi kepada 40 pengusaha UMKM terpilih yang telah menyelesaikan program inkubasi intensif selama enam bulan melalui proses seleksi yang kompetitif.
Program Jawara merupakan wujud nyata komitmen KPwBI Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global. Tidak hanya berfokus pada penguatan aspek manajemen bisnis, program ini juga bertujuan membentuk pola pikir kewirausahaan yang adaptif dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Antusiasme pengusaha UMKM terhadap program ini terus meningkat. Pada 2025, terdapat 960 pengusaha UMKM yang berminat, meningkat dua kali lipat dibandingkan 2024. Dari jumlah tersebut, terpilih 40 pengusaha UMKM yang berhak mengikuti seluruh rangkaian program hingga tahap akhir.
Peserta terpilih mendapatkan pendampingan intensif mencakup mindset kewirausahaan, keuangan, pemasaran, hingga ekspor dan sertifikasi, serta sesi coaching dan mentoring berbasis praktik bisnis. Pelaksanaan Jawara 2025 menghadirkan sejumlah inovasi dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya adalah perluasan kolaborasi dengan berbagai narasumber eksternal dari instansi terkait, seperti Direktorat Jenderal Pajak-Kementerian Keuangan RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Hukum RI, lembaga perbankan, serta UMKM binaan Bank Indonesia yang telah sukses menembus pasar ekspor.
Selain itu, peserta Jawara 2025 juga difasilitasi untuk terlibat dalam kegiatan business matching bersama perbankan dan calon pembeli potensial. Salah satu keberhasilan nyata dari fasilitasi ini adalah terjalinnya kolaborasi antara UMKM Jawara 2025 dengan salah satu pelaku usaha ritel besar dan agregator eskpor.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) 2025 mencatat capaian yang menggembirakan. Rata-rata omzet peserta meningkat sebesar 77,58% (yoy), jumlah tenaga kerja tumbuh 56,62% (yoy), dan nilai aset naik 99,75% (yoy).
"Selain itu, 48% peserta telah berhasil menembus pasar ekspor ke berbagai negara, seluruh peserta telah memanfaatkan platform digital, serta mayoritas telah berinovasi dengan produk dan memperluas pasar baru," ungkap Iwan di Jakarta.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya memperluas jejaring bisnis dan ekspansi pasar, Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi para peserta Jawara 2025 untuk berpartisipasi dalam Pameran Semasa yang menjadi bagian dari IdeaFest 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 31 Oktober hingga 2 November 2025.
Ke depan, KPwBI Provinsi DKI Jakarta berkomitmen akan terus memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif melalui sinergi lintas pihak dan kolaborasi berkelanjutan, guna melahirkan lebih banyak UMKM Champion yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing global. Pada kegiatan Graduation Jawara 2025 ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Bapak Yosamartha, Perwakilan Direktur Pengembangan ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI, Perwakilan direktur Jendral Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI, Perwakilan Direktorat Jendral Pajak Kemenkeu RI
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menyatakan apresiasinya terhadap komitmen BI DKI Jakarta dalam mengembangkan UMKM di ibu kota. Terlebih, dari 40 peserta Jawara 2025, terdapat 37 UMKM yang merupakan Jakpreneur binaan Pemprov DKI Jakarta
"Saya sangat berterima kasih sekali terhadap BI yang sudah mengembangkan sektor UMKM," jelasnya. (E-4)
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
SOLUSI pendanaan cepat melalui GrabModal by OVO Finansial telah hadir sebagai dukungan nyata bagi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya aktivitas digital selama Ramadan 2026 untuk meningkatkan promosi dan penjualan melalui platform TikTok.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved