Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan angkat bicara soal keterlibatan aktor Ammar Zoni dalam kasus dugaan peredaran narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat.
Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Pelayanan Publik Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa kasus tersebut terungkap bukan karena laporan eksternal, melainkan hasil deteksi internal petugas rutan melalui inspeksi mendadak.
“Pelanggaran yang dilakukan oleh Ammar Zoni merupakan hasil dari deteksi dini Kepala Rutan Salemba dan jajaran terhadap ancaman peredaran narkoba di dalam lapas, yaitu dengan melakukan sidak mendadak yang memang rutin dilaksanakan,” ujar Rika dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10).
Rika mengatakan, setelah petugas menemukan barang terlarang dari kamar tahanan Ammar Zoni, pihak Rutan Salemba langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
“Setelah mendapati adanya barang terlarang dari warga binaan atas nama AZ, petugas Rutan Salemba langsung melaporkan kepada pihak kepolisian,” imbuhnya.
Meski begitu, Rika enggan membeberkan detail soal narkoba jenis sabu dan ganja sintetis tersebut bisa masuk ke dalam rutan. Ia hanya menegaskan bahwa siapapun yang terbukti terlibat akan mendapat sanksi tegas.
“Saat ini masih dilakukan penyelidikan mendalam. Yang pasti, terhadap pelanggaran yang terjadi, siapa pun yang terbukti terlibat akan diberi sanksi dan hukuman sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Rika.
Ammar Zoni sebelumnya telah divonis 3 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Agustus 2024 dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Namun, belum genap setahun menjalani masa hukuman, sang aktor kembali terseret kasus serupa, kali ini terkait peredaran narkoba dari dalam rutan.
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Agung Irwan, membenarkan bahwa Ammar Zoni menjadi salah satu dari enam tersangka dalam kasus tersebut.
“Tersangka ada enam orang, termasuk MAA alias AZ, yang terlibat peredaran narkotika di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat,” ujar Agung di Jakarta, Kamis (9/10).
Menurut Agung, kasus ini sudah masuk tahap dua, yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka kepada kejaksaan, sebelum akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Fatah Chotib Uddin, mengungkapkan bahwa barang bukti narkotika tersebut diperoleh Ammar Zoni dari penyedia di luar rutan.
“Penyerahan narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dilakukan di dalam lingkungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat di Salemba,” kata Fatah.
Fatah juga mengungkapkan bahwa seluruh komunikasi terkait transaksi narkoba itu dilakukan melalui aplikasi pesan Zangi menggunakan ponsel dari dalam rutan. (P-4)
POLRES Tanjungbalai membongkar jaringan peredaran kokain di wilayah pesisir Sumatra Utara yang melibatkan dua orang nelayan. Polisi menyita lebih dari 3 kilogram kokain.
SATUAN Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 50 Kilogram.
Jaksa ungkap kronologi lengkap peredaran narkoba di Rutan Salemba yang melibatkan Ammar Zoni Cs, dari aplikasi rahasia hingga penggerebekan di sel
Pernyataan Meity muncul setelah publik diguncang kasus artis Ammar Zoni yang kembali tersandung narkoba.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti kasus terpidana Ammar Zoni yang kepergok mengedarkan narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat.
Pihaknya berkomitmen menciptakan Rutan yang bersih dari barang terlarang dan kondusif bagi pembinaan warga binaan Rutan Kelas I Medan.
Program restorasi kendaraan ini telah membuahkan prestasi, di mana beberapa motor yang telah direstorasi warga binaan berhasil memenangkan kontes restorasi motor.
Jaksa ungkap kronologi lengkap peredaran narkoba di Rutan Salemba yang melibatkan Ammar Zoni Cs, dari aplikasi rahasia hingga penggerebekan di sel
DPR minta oknum yang bekingi Ammar Zoni mengedarkan narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat diusut tuntas.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti kasus terpidana Ammar Zoni yang kepergok mengedarkan narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat.
Aktor Ammar Zoni kembali terjerat kasus narkoba untuk keempat kalinya. Simak kronologi dan deretan kasus narkoba Ammar Zoni sejak 2017 hingga kini, lengkap dengan ancaman hukumannya.
Kronologi lengkap kasus narkoba Ammar Zoni di Rutan Salemba terungkap. Ammar diduga menjadi penampung sabu dan tembakau sintetis serta mengendalikan jaringan dari balik penjara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved