Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KRIMINOLOG asal Universitas Indonesia (UI) Josias Simon menilai penanganan kasus penculikan hingga pembunuhan terhadap seorang kepala cabang bank di Jakarta harus segera diselesaikan dengan cermat.
Ia menekankan, penyidik dalam hal ini Polda Metro Jaya perlu segera menelusuri seluruh pihak yang diduga terkait tanpa ragu-ragu.
“Harusnya seperti kasus kacab BRI ini, gerak cepat dilakukan penyidik dan semua pihak yang diduga ada kaitan segera ditelusuri dan didalami,” ujar Josias kepada Media Indonesia, Rabu (27/8)
Menurut dia, langkah tegas sangat penting untuk menghindari polemik di publik. Josias juga menyinggung kasus meninggalnya diplomat Arya Daru Pangayunan (ADP) yang hingga kini masih dianggap belum tuntas sehingga menimbulkan persepsi negatif terhadap penegakan hukum.
“Tidak boleh ada keraguan seperti kasus ADP yang menimbulkan polemik karena dianggap belum tuntas. Kasus ini harus ditangani dengan kepastian hukum,” tegasnya.
Ia menambahkan, transparansi proses hukum juga menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.
Pihaknya juga mendorong aparat penegak hukum untuk tidak hanya fokus pada pelaku utama, tetapi juga pada jejaring yang kemungkinan terlibat dalam praktik penyalahgunaan kewenangan. (Far/M-3)
Polisi mengungkap Dwi Hartono (DH), aktor intelektual penculikan kepala kantor cabang bank pernah berkasus pemalsuan ijazah SMA
Polisi mengungkap peran 15 tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang bank pemerintah di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta.
Pengacara empat tersangka penculikan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Pemerintah, Mohamad Ilham Pradipta, 37, mengungkap aktor utama pembunuhan.
Polisi masih menyelidiki motif di balik penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Pemerintah, Mohamad Ilham Pradipta.
Polisi menangkap tujuh pelaku kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang bank pemerintah, Mohamad Ilham Pradipta, 37. Sebelumnya polisi menangkap Dwi Hartono, dalang penculikan
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
SOSOK wanita berinisial DA, 37, yang ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, merupakan cucu dari komedian Mpok Nori
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Donald Trump ungkap Iran dua kali coba bunuh dirinya sebelum Ali Khamenei tewas dalam operasi militer AS-Israel. Simak detail suksesi kepemimpinan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved