Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dijadwalkan menjalani pengambilan sampel darah untuk tes DNA di Bareskrim Polri, Jakarta, besok, Kamis (7/8). Langkah ini diambil untuk membuktikan bahwa tudingan Lisa Mariana yang mengaku memiliki anak hasil hubungan dengannya tidak benar.
"Tadi saya baru berkomunikasi untuk koordinasi kehadiran, beliau siap lahir batin insya Allah," kata kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar saat dikonfirmasi, Rabu (6/8).
Menurut Muslim, kesiapan kliennya menjalani tes DNA itu sebagai bentuk komitmen menghargai hukum. Agenda pengambilan sampel darah tes DNA dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Namun, tak menutup kemungkinan RK datang lebih awal. "Lebih cepat lebih baik," ujar Muslim.
Secara terpisah, Kuasa Hukum Lisa Mariana, Jhony Nababan, juga memastikan kehadiran kliennya. Selebgram Lisa Mariana dipastikan tiba di Bareskrim Polri, untuk tes DNA pukul 10.00 WIB.
"Iya hadir jam 10.00 WIB," kata Jhony saat dikonfirmasi.
Jhony menyebut Lisa juga akan membawa anaknya berinisial CA. Namun, tidak dengan suaminya.
"Hanya Lisa, anaknya, dan Ridwan Kamil (yang tes DNA)," ujar Jhony.
Jhony tak mau berandai-andai terkait hasil tes DNA. Sebab, hal itu teknis. Namun, ia siap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan Bareskrim Polri.
Untuk diketahui, dalam proses tes DNA itu, nantinya akan diawasi dari kubu pelapor, terlapor, dan pihak eksternal dalam hal ini Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Pelibatan berbagai pihak itu, agar hasilnya objektif dan tidak ada keraguan dari berbagai pihak.
Kasus ini ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Penyelidikan berawal dari laporan yang dibuat langsung oleh Ridwan Kamil di Bareskrim Polri terhadap Lisa Mariana pada Jumat malam, 11 April 2025. Laporan teregister dengan laporan polisi (LP) nomor: LP/B/174/IV/2025/SPKT/Bareskrim Polri.
Ridwan Kamil melaporkan tentang peristiwa Tindak Pidana Manipulasi Dokumen atau Informasi Elektronik dan/atau Mentransmisikan Dokumen atau Informasi Elektronik dan/atau Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik.
Tindak pidana ini berkaitan dengan tudingan Lisa bahwa Ridwan Kamil telah menghamilinya atas pertemuan di Hotel Wyndham Palembang selama 3 hari 2 malam pada Juni 2021.
Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 Ayat (1) Jo Pasal 35 dan/atau Pasal 48 Ayat (1), (2) Jo Pasal 32 Ayat (1), (2) dan/atau Pasal 45 Ayat (4) Jo Pasal 27A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Tindak pidana itu disebut terjadi sejak Maret 2025, di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan, artinya polisi mengantongi unsur pidana. Penyidik tengah mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Total sudah tujuh orang diperiksa, enam saksi dan seorang terlapor, yakni Selebgram Lisa Mariana. (P-4)
KPK menduga ada lebih dari satu wanita terkait Ridwan Kamil dan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan pada Bank BJB periode 2021–2023.
Gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya, pada mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak berhubungan dengan selebgram Lisa Mariana (LM) yang belakangan menjadi perbincangan publik.
Kuasa hukum Atalia Praratya, Debi Agusfriansa mengatakan kliennya berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan.
Humas Pengadilan Agama Bandung Ikhwan Sofyan menjelaskan bahwa sesuai hukum acara, majelis hakim yang ditunjuk akan memanggil para pihak untuk hadir pada sidang perdana.
SELEBGRAM Lisa Mariana tidak ditahan oleh Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Lisa menjalani pemeriksaan terkait kasus kasus video asusila
Poliis menjemput paksa selebgram Lisa Mariana untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatannya dalam video asusila yang beredar luas di media sosial.
Polisi segera merilis hasil tes DNA kerangka manusia yang diduga Alvaro, bocah 6 tahun korban penculikan dan pembunuhan oleh ayah tirinya.
Penemuan lima sampel tulang diduga milik Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Bogor, mengungkap perkembangan terbaru kasus penculikan dan pembunuhan yang melibatkan ayah tirinya,
Tes DNA mengungkap dokter Universitas Duke, Dr. Charles Peete, diam-diam memakai spermanya sendiri untuk membuahi pasien.
Tes DNA kedua diminta untuk dilakukan di Rumah Sakit (RS) Mount Elizabeth Singapore. Permintaan ini disampaikan Lisa melalui kuasa hukumnya Bertua Diana Hutapea dan Jhon Boy Nababan.
Namun, Himawan tidak memastikan harinya. Setelah pemeriksaan RK, Himawan menyebut penyidik akan memeriksa Lisa Mariana pekan depan.
Banyak ibu hamil pun bertanya-tanya: apakah tes DNA bisa dilakukan sebelum persalinan? Jawabannya: bisa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved