Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAH di Jalan Raya Bogor, Kota Depok meluber sampai tengah jalan. Akibatnya, Jalan Raya Bogor dari Bogor menuju Jakarta tertutup timbunan sampah.
Sampah rumah tangga itu diletakkan di bahu jalan hingga menggunung. Bau busuk sampah langsung menyeruak di sekitar lokasi tersebut.
Pantauan di lokasi, Kamis sore (18/7) sekitar pukul 18.00 WIB, sampah-sampah itu tepatnya terlihat di area sekitar Jalan Raya Bogor RW 02 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Tampak sampah itu dibuang di tepi jalan maupun dibahu jalan.
Baca juga : Zero Waste, Zero Emission Jadi Babak Paru Pengelolaan Sampah di Indonesia
Tampak bungkusan sampah itu beraneka ukuran mulai dari yang kecil hingga besar. Di antaranya bahkan ada bangkai ayam terbungkus plastik.
Arus kendaraan menuju Jakarta pun makin sempit dan sulit dilewati orang berkendara. Sebab, tumpukan sampah bahkan meluber hingga menutup jalan.
Pemandangan serupa juga terlihat di Jalan Raya Bogor yang terletak tepat di sebelah Pasar Tugu. Namun, kondisi sampah di area ini tak sampai menutup jalan seperti di lingkungan RW 02.
Baca juga : Publikasi Buku Pembiayaan Pemilahan Sampah Sirkular Diluncurkan
Warga setempat, Paiman, menyebut, sampah tersebut tak diambil petugas sejak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung longsor beberapa hari lalu.
Dia menyebut tumpukan sampah ini selalu ada tiap hari. Bedanya tumpukan sampah saat ini lebih banyak. "Awal pertama itu mulai penutupan (TPA Cipayung," terang Paiman.
Menurut Paiman, sampah itu sudah ada sejak dulu. "Udah dari dulu itu, dulu udah penuh sekarang gini lagi, pokoknya kalau sana (TPA Cipayung) longsor mesti sini full," lanjutnya.
Baca juga : Sampah adalah Masalah Mental
Paiman meminta, sampah jangan diletakkan dibahu jalan karena mengganggu rasa nyaman. Hal itu ia sampaikan lantaran jika ada mobil lewat sampah bisa terseret dan menyebar ke sepanjang jalan arah Jakarta.
" Saya lihat sampah terlindas roda mobil dan terseret. Karena sampah diletakkan ditengah jalan, kan merugikan pengguna jalan," terangnya.
Paiman menerangkan sampah di Jalan Raya Bogor RW 02 jarang diambil petugas. Begitu pun sampah di depan Pasar Tugu.
Baca juga : Kota Denpasar Gencarkan Edukasi Pilah Sampah dari Sumber
"Itu sampah di jalan negara kenapa dibiarkan, pada kemana petugas sampah, nanti kan makin kepenuhan," ujarnya.
Paiman menduga tak hanya warga RW 02 yang membuang sampah di situ. Dia menduga ada orang berkendara yang turut membuang sampah di situ.
"(Bungkusan sampah) yang gede-gede saya curiganya pengendara karena yang gede-gede itu baru semalem kayaknya, dua malam ini," jelasnya.
Terkait sampah yang menumpuk dan menutup bahu jalan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kota Depok Abdul Rahman mengatakan kondisi sampah di Jalan Raya Bogor RW 02 rutin dibersihkan. " Tapi sampah yang numpuk saat ini akan segera dibersihkan, " katanya (Z-8)
Kegiatan pengelolaan dan daur ulang sampah ini menggandeng Waste4Change untuk melakukan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Jikaa dihitung secara kasar sejak tahun 2018 hingga tahun 2023, kerugian yang disebabkan oleh masalah pencemaran sampah plastik di laut Indonesia diperkirakan mencapai Rp2.000 triliun.
Sampah yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat di Indonesia juga bisa masuk ke Samudera Hindia hingga ke Madagaskar.
Warga akan diedukasi modul Plastic, Sustainability & You Education (PSYE) untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan plastik berkelanjutan dan pengelolaan limbah yang efektif.
Target pemerintah Indonesia dalam menurunkan kebocoran sampah plastik dari aktivitas masyarakat sebesar 70 persen pada 2025.
BRINÂ terus melakukan penelitian dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam mendeteksi jenis sampah plastik. Termasuk, melibatkan akademisi dari berbagai multidisiplin ilmu.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Program Waste to Empower diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bank sampah hingga 30%.
Bank Sampah Unit Dabaresih (Dago Barat Resik Hejo) mendapat dukungan dari PT Pegadaian Kanwil Bandung
Bank Sampah Gemilang yang berlokasi di Kelurahan Kubu Marapalam, Padang Timur, terus berinovasi mencari solusi atas persoalan sampah plastik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved