Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Aksi tawuran di Jalan Basuki Rahmat (Basura), Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, telah terjadi turun temurun selama bertahun-tahun. Kegiatan tersebut kerap tidak terbaca polisi karena para pelaku sudah paham dengan kebiasaan para petugas.
"Mereka mengintip polisi. Kalau polisi lengah, dalam artian polisinya pergi solat ataupun terlambat datang, di situ mereka main," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan Selasa (16/7).
Ia menekankan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah tawuran terus terjadi. Seperti membuat pos pantau untuk menjaga ketat aktivitas warga dari sore hingga malam dan membuat perjanjian damai antarpelaku. Namun, itu tetap dilanggar dan para pelaku melancarkan aksi pada dini hari.
Baca juga : Tawuran Warga di Jatinegara Kaum, Satu Tewas
"Anggota kita kan juga butuh istirahat, butuh solat. Di situ lah mereka memanfaatkan. Kalau kita perketat di sore hari, mereka main malam. Kita perketat malam, mereka main subuh. Ini seperti kucing-kucingan dengan polisi," jelasnya.
Oleh karena itu, Nicolas menegaskan akan menindak tegas para pelaku tawuran.
"Kami sudah sampaikan bahwa tindakan tegas terukur akan kami lakukan apabila mereka masih tetap bandel, masih tetap tidak mau menaati apa yang kita imbau," tekannya.
Tawuran antarwarga kembali pecah di Jalan Basuki Rachmat, Jakarta Timur, 9 Juli lalu. Lalu lintas di lokasi sempat mengalami kemacetan akibat tawuran tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat warga terlibat tawuran di ruas jalan Bassura. Mereka saling serang dengan menembakkan petasan ke pihak lawan. (Z-11)
Pembangunan pembatas itu juga merupakan usulan dari masyarakat setempat.
CALON gubernur (cagub) di Pilkada Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) berjanji akan merevitalisasi Situ Rawa Badung, Jatinegara, Jakarta Timur.
SEORANG remaja mengalami luka-luka setelah disiram air keras di Jalan Prumpung Sawah, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.
Seorang pria berinisial NN ditemukan tewas di perlintasan rel kereta. Ia diduga meninggal karena tersambar kereta Commuter Line di jalan layang Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (11/7) pagi.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved