Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Fanny Soegi baru saja merilis single terbarunya berjudul 'Arutala' pada 28 Juni 2024. Lagu tersebut merupakan lagu keduanya setelah tidak lagi bersama Soegi Bornean.
Fanny menceritakan, kata Arutala bisa diartikan sebagai rembulan, atau cita-cita yang tinggi. Cerita lagu tersebut berasal dari pengalaman pribadinya tentang hubungan tanpa status (HTS).
Ia pun mengibaratkannya seperti kisah cinta Rahwana ke Sinta.
Baca juga : Fatin Shidqia Meriahkan Amanah Goes To Campus IAIN Lhokseumawe
"HTS seperti biasa tapi ya tidak bisa. Aku pengen sama kamu, tapi (hubungan ini) gak bisa dari sisi sananya," jelas dia saat Prambanan Jazz Festival (PJF) 2024 di Candi Prambanan, Jumat (5/7).
Sebelumnya, Fanny juga telah meluncurkan lagu solonya dengan judul 'Dharma' pada 21 Maret 2024. Ia kemudian juga berkolaborasi dengan Padi Reborn merilis single berjudul 'Langit Biru' pada 31 Mei 2024.
Pada event PJF tahun ini, Fany yang sudah berdomisili di Jogja tampil bersama musisi Jogja yang lain, yaitu Jikustik. Dua lagu Jikustik yang dibawakannya adalah 'Saat Kau Tak di Sini' dan 'Untuk Dikenanang'.
Baca juga : Resep Sukses Raim Laode: 'Bersaing' dengan Diri Sendiri
Menurut dia, lagu-lagu Jikustik tidak asing di telinganya.
"Dari dulu aku dengerin lagunya Jikustik (dan) ibuku juga dengerin. Jadi ya (lagu Jikustik) lintas generasi ya," terang dia.
Kolaborasi Fany dan Jikustik juga pernah tampil saat event musik di Semarang dan rencananya kolaborasi tersebut akan tampil dalam event-event musik yang lain seperti di Samarinda. Ia mengaku, kolaborasi tersebut bisa berjalan terus karena beberapa alasan.
"Pertama gara-gara kenal dulu sama Jikustik. Terus (kedua), kita nggak repot satu sama lain. Terus, (ketiga) ada (permintaan) kolaborasi dari panggung ke panggung," tutup dia. (AT)
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved