Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas (Satgas) Pangan Polri memonitor ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di beberapa pasar tradisional menjelang Hari Raya Idul Adha, guna menjaga harga pasar.
"Diharapkan stok yang ada dapat memenuhi permintaan masyarakat sehingga kestabilan harga tetap terjaga," kata Kasatgas Pangan Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6).
Whisnu mengatakan sejumlah pasar induk yang dicek yaitu Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Cijantung, dan Pasar Kebayoran Lama. Adapun, hasil pengecekan ditemukan harga cabai rawit merah naik.
Baca juga : Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Pasaran Merangkak Naik
"Bapokting yang mengalami kenaikan dalam satu minggu terakhir yaitu cabai rawit merah yang dijual kisaran Rp55.000-Rp55.400/kg," ujar Whisnu.
Sedangkan, rata-rata harga beras medium Rp12.500/kg, gula Rp17.500/kg, telur ayam Rp27.000 dan daging ayam Rp40.000/kg. Berdasarkan pengakuan pedagang, kata Whisnu, tidak ada hambatan dalam ketersediaan bapokting.
Di samping itu, Whisnu menyebut Satgas Pangan Bareskrim Polri juga memonitor beberapa tempat penjualan hewan kurban. Tujuannya untuk memastikan kondisi hewan kurban untuk Iduladha tersebut.
Baca juga : Satgas Pangan Cek Ketersediaan Cabai-Telur Jelang Idul Adha
"Hal ini dalam mengantisipasi adanya hewan kurban yang tidak layak dikarenakan terjangkit penyakit ternak," ungkap jenderal bintang satu itu.
Berdasarkan hasil pengecekan, kata Whisnu, para penjual menjelaskan bahwa hewan kurban yang dikirim dari luar Jakarta sudah dilakukan pengecekan oleh karantina. Selain itu, beberapa upaya telah dilakukan seperti menjaga sanitasi lokasi penjualan.
"Dan berkoordinasi dengan pihak dinas peternakan setempat dalam memberikan vaksin hewan," ucapnya.
Hewan kurban di daerah diminta juga dilakukan pengecekan yang sama. Satgas Pangan Polri telah menginstruksikan Satgas Daerah untuk memontor beberapa tempat penjualan hewan kurban di wilayah masing-masing. (Z-3)
SEJUMLAH komoditas bahan pokok di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kelangkaan dalam dua pekan terakhir menjelang Ramadan 2026.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Sidak ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi penimbunan, permainan harga, maupun kelangkaan bahan pangan
Kenaikan harga di pasar tradisional terjadi pada telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, beras premium dan sayuran
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
Pasar Kamp itu timbul dadakan atas inisiatif pedagang Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang berjualan di jalur itu untuk meringankan pedagang dari Bener Meriah serta Aceh Tengah.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Pemerintah kembali menegaskan komitmen menjaga harga bahan pokok tetap stabil di pasar tradisional di tengah dinamika ekonomi nasional.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved