Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sebanyak tiga desa masih terisolir, lantaran ada dua titik longsor, yang membuat akses jalan masih tertimbun material longsor, yaitu di Desa Salu Kepopo, Salu Dengen, dan Desa Rante Tarima, Kecamatan Bambang.
Saat ini, sudah ada tiga alat berat yang dikerahkan, untuk melakukan pembersihan dua titik longsor untuk membuka akses menuju tiga desa tersebut dan bantuan sementara terus dikerahkan.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, Rabu (29/5), yang langsung meninjau lokasi longsor dan memberikan bantuan untuk warga yang terdampak longsor, yang juga terjadi di dua desa lain, yaitu Desa Baruru, Kecamatan Aralle, dan Desa Tokka, Kecamatan Pana, Mamasa.
Baca juga : Pemerintah Diminta Optimalisasi Peran Desa Budaya di Lembata
Bantuan yang diberian, selain makanan cepat saji dan sembako, juga bantuan selimut, kasur lipat, matras, dan bantuan lain yang dibutuhkan warga setempat yang terdampak longsor.
"Karena ada tiga desa yang belum bisa diakses, maka satu atau dua hari ke depan harus sudah selesai semua perbaikan titik longsor di Mamasa ini," kata Bahtiar.
Karena belum bisa diakses, maka bantuan logistik sebanyak 5 ton, dikirim lewat jalur Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, sambil menunggu pembersihan material longsor selesai dan bisa diakses.
Baca juga : Korban Tewas akibat Tanah Longsor Papua Nugini Lampaui 2.000 Orang
Bahtiar menyebut, di Kabaupaten Mamasa ada 147 titik yang menjadi lokasi rawan longsor, dan meminta warga yang bermukim di sana bisa berpindah tempat, agar risiko menjadi korban longsor diminimalkan.
Sementara Pj Bupati Mamasa, Muhammad Zain mengungkapkan, saat ini area longsor sudah dibersihkan dan bisa dilewati kendaraan. Hanya saja, baru di Aralle dan Bambang.
"Beberapa kerugian meterial dialami masyarakat. Pembersihan sementara terus berlangsung agar tidak ada lagi longsor susulan," ungkap Zain. (LN)
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang terjadi di beberapa daerah menyebabkan sebuah tebing setinggi 100 meter longsor menutup jalur pendakian sepanjang 100 meter.
Peristiwa longsor tersebut menyebabkan kirmir atau turap pembatas jalan roboh dan memicu penggerusan tanah.
Peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, terutama dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi di wilayah dengan kondisi geografis rawan.
Korban selamat atas nama Ahmid, 71 dan Dian, 41, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Padajajaran
Saksi mata menyatakan, sebanyak delapan orang menjadi korban longsor pembangunan lapangan futsal di Desa Cisempur.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
DIREKTORAT Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya komitmen yang kuat untuk menyelesaikan batas desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved