Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIRESKRIMUM Polda Metro Jaya Komisaris besar Wira Satya Triputra mengungkapkan kabar terbaru terkait insiden yang melibatkan sopir Fortuner arogan yang menggunakan pelat dinas TNI palsu, yakni Pierre WG Abraham. Pierre melakukan tindakan menyembunyikan diri dan bahkan membuang pelat TNI palsu tersebut di Lembang, Jawa Barat.
Menurut pernyataan Wira di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 April 2024, tersangka sempat bersembunyi di rumah kakaknya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Wira juga menjelaskan bahwa awalnya, Puspom TNI mendatangi rumah Marsda (Purn) Asep Adang Supriyadi pada tanggal 12 April 2024 karena pelat TNI dengan nomor 84337-00 yang digunakan oleh Pierre terdaftar atas nama Asep.
"Asep merasa dirugikan karena pelat nomor dinasnya dicatut sehingga Asep membuat laporan polisi," ungkap Wira. Dalam perkembangannya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Puspom TNI untuk mendalami kasus ini hingga akhirnya Pierre ditemukan bersembunyi di Pondok Kelapa.
Setelah ditangkap, Pierre diinterogasi dan terungkap bahwa dirinya bukan anggota TNI, dan pelat dinas TNI palsu tersebut ternyata milik keluarganya. "Setelah kasusnya menjadi viral, pelaku pergi ke Bandung dan membuang pelatnya di sebuah sungai di Lembang," jelas Wira.
Tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian segera bergerak ke lokasi dan berhasil menemukan pelat dinas TNI yang digunakan oleh Pierre. (Z-10)
TNI meminta masyarakat tidak membeli pelat dinas palsu. Sebab, mekanisme penggunaannya ketat dan tidak bisa sembarangan.
TNI minta masyarakat menggunakan pelat sesuai fungsi dan aturan.
POLRI berjanji mengusut laporan korban sopir Fortuner arogan Pierre WG Abraham. Laporan itu disampaikan oleh Marcellina Irianti Deca pada Selasa, 16 April 2024.
TNI menyoroti kasus penggunaan pelat dinas palsu oleh sopir Fortuner Pierre WG Abraham. Masyarakat diminta berkaca dari kasus tersebut.
Le Eminence Hotel Convention & Resort Ciloto, Puncak dan L’Eminence Golf & Resort Lembang, Bandung menjadi alternatif bagi para wisatawan yang ingin mendapatkan layanan optimal.
Runtuhan rumpun bambu menutup akses Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1).
Diduga, aksi pencurian tersebut dilakukan akibat tekanan ekonomi.
Kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat diguyur hujan pada penghujung tahun 2025, Rabu (31/12).
Mereka kerap meminta uang dengan mengetuk kaca kendaraan roda empat. Tak jarang, para pocong tersebut juga mengejar mobil bila belum memberikan uang.
Bahkan pada saat pengecekan, petugas mendapati bus yang menggunakan ban vulkanisir dan tidak dilengkapi dokumen kendaraan lengkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved