Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta menertibkan hunian liar di atas tanggul. Hal itu harus dilakukan untuk mencegah tanggul jebol seperti yang terjadi di kali Hek, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Tanggul Hek jebol itu harus dicek, apakah ada hunian liar sepanjang tanggul? Karena memang tanggul tidak didesain untuk menanggung beban dari bangunan. Penindakan harus dilakukan juga. Saya kira itu harus dievaluasi semua tanggul di Jakarta," kata anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Justin Adrian melalui keterangan tertulis, Minggu (31/3).
Dia menuturkan hunian liar yang banyak berdiri diatas tanggul membuat sedimentasi lumpur meninggi. Itu sangat mempengaruhi kekuatan tanggul. Pemprov DKI Jakarta kesulitan mengeruk karena terhalang bangunan.
Baca juga : Tanggul Sungai Jebol, Banjir di Demak Meluas
"Jaringan mikro atau got kita ini sedimentasinya buruk. Mau dilakukan pengerukan juga ternyata banyak warga yang sudah bangun cor-coran diatasnya," ucap Justin.
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menegaskan Pemprov DKI harus membuat kebijakan besar dalam hal tata ruang ruang untuk pengendalian banjir. Termasuk, bangunan tak berizin harus diambil tindakan.
"Jadi bangunan-bangunan yang seluruhnya tidak ada IMB. Mereka yang tinggal di pinggir kali tanpa izin itu harus ditertibkan," tuturnya.
Sebelumnya, tanggul kali Hek di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, jebol pada Senin, 25 Maret 2024. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan penyebab tanggul jebol karena debit air yang tinggi. (Z-11)
Pembuatan tanggul darurat itu sebagai upaya pencegahan banjir rob yang sering merendam pemukiman warga.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi memasang tanggul bantaran Kali Cikadu di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, sebagai upaya antisipasi mencegah musibah banjir dan tanah longsor.
Pemerintah akan mendorong pengelola pelabuhan untuk ikut membangun tanggul di wilayah kewenangannya masing-masing.
Banjir rob yang terjadi sejak kemarin hingga hari ini berdampak pada tujuh RT di wilayahnya.
Diprediksi, puncak banjir rob itu akan terjadi besok, Jumat (5/12).
Sejumlah kawasan di Jakarta Barat, seperti Pesing Poglar dan Jelambar Baru, terimbas banjir rob akibat meluapnya air laut.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved